POLITIK

Partai Demokrat Rancang Pemenangan Pemilu di Desa Terpencil

akses.co – Untuk merancang pemenangan di Pemilu mendatang, Partai Demokrat terus melakukan konsolidasi sampai ke daerah terpencil. Terbukti, para petinggi partai itu rela melakukan konsolidasi ke desa terisolir, Air Joman Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan, Sumatera Utara akhir minggu lalu.

Beralaskan tikar, di bawah pohon rambutan, duduk bersila sambil minum kopi, para petinggi Partai Demokrat itu membicarakan nasib bangsa.

Masyarakat setempat tidak banyak yang tahu siapa yang “kombur kombur” sambil “ngopi” di sore hari itu. Mereka adalah Sekjen DPP Partai Demokrat DR Hinca IP Pandjaitan XIII SH MH ACCS, Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Asahan Ilham Hasibuan SAg, anggota dewan Fraksi Demokrat Asahan, pengurus cabang dan ranting Partai Demokrat Air Joman.

Ternyata pembicaraan mereka sangat serius membahas kemajuan dan nasib warga masyarakat Republik Indonesia ke depan. Narkoba semakin menggila dan tak terbendung. 10 program Partai Demokrat untuk kesejahteraan masyarakat tidak terlaksana. Lalu apa yang mau dilakukan partai berlambang mercy itu.

Sejumlah pengurus ranting dan kecamatan menyampaikan kondisi peredaran narkoba dimana-mana semakin marak. Generasi muda diracuni Narkoba sehingga masa depan mereka perlahan lahan zero. Begitu juga sejuta keluhan yang disampaikan masyarakat terkait 10 program Partai Demokrat tidak tertampung.

Lalu apa yang mereka lakukan, setelah Hinca Panjaitan (anggota Komisi III DPR RI), Heri Zulkarnaen (Ketua Fraksi Demokrat DPRD Medan) dan Ilham Harahap ( Wakil Ketua DPRD Asahan) menyerap aspirasi dan diskusi menyimpulkan rapat mereka. Partai Demokrat akan berjuang memenangkan Pemilu 2019 mendatang.

Tikar biru dan langit biru sebagai saksi isi rapat petinggi partai itu mengatur strategi pemenangan Partai Demokrat Pileg dan Pilpres 2019 mendatang.

Berbagai strategi untuk meraih kemenangan disusun di desa itu. Selanjutnya sistem dan strategi itu akan disosialisasikan kepada seluruh ranting Partai Demokrat di seluruh Indonesia.

“Kita harus bergerak cepat. Selaku kader tidak boleh menunggu. Jangan sesekali menjadi tamu tapi harus mampu menjadi pelayan terhadap siapa pun. Jangan pernah mengundang kader ke hotel. Mengurus partai itu harus dilapangan bukan diruangan mewah,” tegas Hinca Pandjaitan.

Hinca Pandjaitan berharap, apa yang dirancang petinggi Partai Demokrat itu harus tersosialisai ke tingkat pengurus paling bawah dan masyarakat. Disepakati, mesin partai mulai bekerja dan menyiapkan dewan saksi.

Turut hadir pengurus Demokrat Propinsi Sumut, Borkat Hasibuan, Endamia Karolina Kaban dan pengurus DPC Asahan Ilham Harahap, Bugianto, Nobon, Rahmat. (din)

close

Halo ­čĹő
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.