CORONA

Orangtua Siswa Menangis Disuruh Belajar Dirumah, Siswa Diminta Melunasi Uang SPP 4 Bulan Buat Makan Saja Susah

MEDAN, akses.co – Sejumlah sekolah swasta di Kota Medan, meminta kepada siswanya untuk melunasi uang SPP, hingga bulan Juni 2020, padahal siswa disuruh belajar dirumah, akibat dampak corona Covid-19, namun uang SPP tetap dibayar, tak ayal, orangtua siswa pun meradang, karena dampak corona perekonomian terpuruk, untuk makan saja sulit, namun pihak sekolah sepertinya tidak peduli, Sabtu (13/6/2020).

“Disuruh belajar dirumah, tapi anak saya diminta melunasi uang SPP, bulan Juni, oleh pihak sekolah, sementara anak belajar dirumah, jelas menambah biaya, membeli paket internet nya, tidak ada bantuan dari sekolahnya, inilah saatnya dana BOS itu disalurkan, tapi tak ada”, kata Soleh, orangtua siswa, saat mendatangi sekolah anaknya di Jalan Bromo, sambil menunjukkan kwitansi.

Sambungnya lagi, anak saya kelas 1 SMA Swasta, di kawasan Jalan Bromo Kecamatan Medan Area, nggak pernah dapat bantuan sejak masa corona Covid-19, udah perekonomian sulit diminta pula melunasi uang SPP 4 bulan Rp.700 ribu, perbulannya Rp.175 ribu.

Karena nggak ada duit, uang untuk membeli beras, terpaksa saya bayarkan (100 ribu), saya cicil, sementara dana BOS itu untuk apa gunanya…??, mirisnya, sejak masa corona Covid-19 tak pernah dapat bantuan dari sekolah, baik berupa paket internet, maupun lainnya, ujar Soleh, sedih.

Saya berharap, pihak instansi terkait, Dinas Pendidikan Kota Medan, Walikota Medan, bahkan Gubernur Sumut, agar kiranya peka terhadap penderitaan masyarakat (orangtua siswa) dampak Covid-19 selama ini perekonomian terpuruk, udah nggak dapat bantuan dari sekolah, diminta pula melunasi uang SPP, untuk cari buat makan saja cengap-cengap, sebut Soleh, kesal.

Soleh meminta kepada instansi terkait, bila ada bantuan dari Pemerintah untuk sekolah swasta, dampak Covid-19, namun tidak disalurkan pihak sekolah, agar diusut tuntas, karena yang saya dengar, seluruh sekolah dapat bantuan dari Pemerintah, jangan ada bantuan untuk siswa itu di selewengkan pihak sekolah, kata Soleh, berharap. (Han)

Comments
To Top