Beranda OLAHRAGA Ternyata Ini Penyebab Kekalahan Persija dari PSMS

Ternyata Ini Penyebab Kekalahan Persija dari PSMS

BERBAGI
(psmsmedanofficial)
(psmsmedanofficial)

akses.co – Kemenangan 3-1 PSMS Medan atas Persija Jakarta di Stadion Teladan Medan, Jumat (6/4/2018) sore mengakhiri rekor positif tim berjuluk Macan Kemayoran yang sebelumnya tidak pernah kalah di dua kompetisi yang diikutinya, Liga 1 dan Piala AFC 2018.

Pelatih Persija Jakarta, Stefano ‘Teco’ Cugurra yang cukup legowo menerima kekalahan tersebut menyebut, sempat unggul lewat gol Rohit Chand menit 22, dan selanjutnya gol bunuh diri Marco Simic (menit 41) dan heading ciamik Reinaldo Lobo (menit 43) membuat determinasi kubu Persija melemah di babak kedua. “Gol PSMS mungkin buat feeling kita tidak bagus saat ke locker room. Sementara di babak kedua masih ada peluang tapi kita tidak bisa cetak gol,” ujarnya kepada awak media usai pertandingan.

Selain itu kata Teco, usai gol balasan dari tim Ayam Kinantan, dirinya membuat pergantian taktik namun tidak berhasil membuat Persija paling tidak menyamakan kedudukan. “Babak kedua kita coba pergantian taktik tapi tidak terlalu bagus hari ini. Kita harus terima kekalahan dari Medan. Kita harus kerja keras ke depan,” ungkapnya.

Soal performa Simic yang belum bisa memberikan kontribusi signifikan pada pertandingan tersebut, Teco menyebut hal itu terjadi karena kawalan ketat pemain belakang PSMS Medan terhadap striker asal Kroasia tersebut. “Pasti dia mau (cetak gol) tapi ada yang jaga dia di belakang. Stoper yang jaga di sana juga kerja keras di dalam pertandingan,” ungkapnya.

Sementara itu, Pelatih PSMS Medan, Djadjang Nurdjaman menyebut, kemenangan tim besutannya atas Persija lantaran keberhasilan pemain melaksanakan instruksi pelatih. “Dilihat dari starting line-up yang turun pada hari ini jelas banyak sekali perubahan. Alhamdulillah semua pemain tampil baik,” ucapnya.

Selain menurunkan Firza Andika, kehadiran Ronni Fatahillah dan Suhandi (pencetak gol PSMS menit 53) sebagai starter juga dinilai berkontribusi besar bagi performa The Killer-julukan lain PSMS. Selain itu, penjagaan ketat terhadap dua pemain yang dianggap kunci dari Persija yakni Simic dan Rico Simanjuntak cukup sukses membuat kedua pemain itu tidak bisa berbuat banyak. “Simic bahaya kalau dibiarkan, terutama dalam bola-bola mati. Dia tidak istimewa sebetulnya karena tidak punya kecepatan, tidak punya dribbling, tidak punya balik badan yang cepat. Tapi karena dia kalau dikasih kesempatan shooting bahaya, itu yang saya instruksikan kepada Ronni dan Alhamdulillah berhasil,” ungkapnya.

Kemenangan tersebut membuat PSMS Medan merangsek naik dari urutan dua terbawah (17) ke peringkat 12 dengan tiga poin, Sementara Persija harus melorot ke posisi delapan klasemen sementara Liga 1 2018. Selanjutnya PSMS Medan akan bertandang menghadapi PSIS Semarang, Minggu (15/4/2018) mendatang. (sam)

Comments

Komentar