Beranda OLAHRAGA Sumut Ikuti 18 Cabor di Popnas 2017

Sumut Ikuti 18 Cabor di Popnas 2017

BERBAGI
Kepala Disporasu, Baharuddin Siagian. (ist)
Kepala Disporasu, Baharuddin Siagian. (ist)

akses.co – Sumatera Utara (Sumut) lewat kontingennya memastikan akan mengikuti sebanyak 18 dari 21 cabang olah raga (cabor) yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVI 2017 di Semarang, Jawa Tengah mulai 11-21 September mendatang.

18 cabor tersebut yakni atletik, angkat besi, basket, bulu tangkis, bola voli, dayung, gulat, judo, karate, panahan, pencak silat, renang, senam, sepakbola, taekwondo, tenis meja, tinju, dan tarung derajat.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut (Disporasu) Baharuddin Siagian mengharapkan, atlet-atlet yang mewakili Sumut nantinya benar-benar bisa bersaing dengan atlet dari provinsi lain. Karena itu, pria yang juga menjabat sebagai ketua Badan Pembina Olah Raga Pelajar Seluruh Indonesia (BAPOPSI) Sumut itu berharap kepada setiap pengurus provinsi (pengprov) cabor agar atlet yang lolos seleksi nantinya yang memiliki kualitas.

“Kita menginginkan atlet yang bakal wakili Sumut memang berpeluang medali, bukannya tim pelengkap saja. Terlebih kepada setiap cabor andalan prestasinya harus meningkat dari Popnas tahun 2015,” ujar Baharuddin, Rabu (2/7/2017).

Mengomentari persiapan atlet Sumut untuk ajang POPNAS, Kepala Bidang (Kabid) Pembudayaan Olah Raga Disporasu, Rudi Rinaldi menyatakan, pada ajang POPNAS tahun ini, prestasi ditargetkan lebih baik dari tahun sebelumnya. Para atlet yang merupakan cikal-bakal atlet masa depan Sumut di masa mendatang, diharapkan kembali akan menoreh prestasi seperti pada Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Hasil rapat kami dengan pengprov cabang olah raga bahwa kita sepakat untuk mengubah mindset (pola pikir) bersama-sama agar olah raga Sumut bisa bangkit. Makanya, POPNAS kali ini Sumut memberangkatkan atlet yang berpotensi meraih medali,” ucap Rudi usai rapat koordinasi dengan pengprov cabor di Lantai II Aula Disporasu, Rabu (2/8/2017).

Rudi menginginkan kerjasama yang baik kepada pengprov untuk melakukan seleksi se-obyektif mungkin, sehingga yang terjaring pada seleksi nantinya benar benar yang terbaik dan berpeluang menyabet medali. Saat ini katanya merupakan kesempatan bagi atlet pelajar di seluruh daerah di Sumut berkompetisi secara adil untuk menjadi wakil Sumut di ajang POPNAS.

“Mulai pekan ini seleksi tahap akhir 100% sudah kita mulai dari cabor tenis meja. Kami berharap sebelum atlet di Pelatda penuh, seluruh pengprov sudah melakukan seleksi akhir, baik melalui kejurda (kejuaraan daerah) ataupun kompetisi yang sesuai dengan teknis masing-masing cabor,” harap Rudi.

Dijadwalkan, atlet yang lolos seleksi tahap akhir selanjutnya menjalani pemusatan latihan Daerah (Pelatda) penuh selama 20 hari menjelang Popnas. Paling lambat, pelatda dimulai 20 Agusutus. “Anak – anak akan kita pelatda kan selama 20 hari. Untuk lokasinya akan kita koordinasi dengan pengprov cabor,” jelasnya.

Untuk diketahui, Sumut juga akan mengikuti sejumlah cabor yang dipertandingkan sebagai laga eksibisi yaitu sepatu roda. Sedangkan Sumut tidak mengikuti tiga cabor seperti sepak takraw, tenis lapangan, dan voli pasir. Saat ini, seluruh cabor diproyeksikan untuk melaksanakan seleksi akhir tahap 100% sebelum didaftarkan ke panitia besar POPNAS. (sam)

Comments

Komentar