Beranda OLAHRAGA Penyerang Asing masih Mandul, Djanur Cari Striker Lokal

Penyerang Asing masih Mandul, Djanur Cari Striker Lokal

BERBAGI
Pelatih PSMS, Djajang Nurjaman. (instagram/psmsmedanofficial)
Pelatih PSMS, Djajang Nurjaman. (instagram/psmsmedanofficial)

akses.co – Kekalahan PSMS Medan kontra Bhayangkara FC,1-2, Sabtu (31/3/2018) memunculkan sejumlah spekulasi di tubuh tim berjuluk Ayam Kinantan. Beredar kabar pemain asing akan didepak pada evaluasi tim usai pertandingan.

Namun, Pelatih PSMS, Djadjang Nurjaman menampik rumor tersebut. Kendati legiun asing seperti Wilfred Yessoh dan Sadney Urikhob dinilai minim kontribusi, posisi dua penyerang asing tersebut aman dan tetap dipertahankan dalam tim.

Sebagai solusi, Djanur-sapaannya-mengharapkan dapat mendatangkan satu striker baru. “Ada target untuk menambah pemain lagi, khususnya pemain lokal untuk posisi penyerang yang saat ini dibutuhkan oleh PSMS. Kita lihat dalam tiga hari batas waktu perekrutan pemain baru, mudah-mudahan kami mendapatkan pemain baru yang cocok untuk tim dan bisa segera bergabung dengan PSMS,” ujarnya.

Mengenai pemberitaan yang beredar yang mengatakan dirinya akan evaluasi untuk mendepak Yessoh dan Sadney, mantan pelatih Persib Bandung ini membantahnya. Evaluasi tersebut kata Djanur hanya evaluasi tekhnis kepada para pemain PSMS tidak hanya dilakukan evaluasi kepada Sadney dan Yessoh semata.

“Saya memang kecewa melihat penampilan Sadney dan Yessoh terutama saat melawan Bayangkara FC kemarin. Namun saya tekankan lagi, tidak ada pendepakan, karena masalah batas tenggat waktu yang mepet untuk mencari penggantinya, saya tidak.mau gegabah untuk mencari pengganti mereka, bisa berakibat fatal bagi PSMS nantinya,” ujarnya.

Di sisi lain, Djajang Nurdjaman memaklumi desakan untuk mendepak Yessoh dan Urikhob yang dinilai minim kontribusi kepada tim. Namun untuk menggantikan kedua pemain tersebut saat ini disebutkannya masih belum tepat. Hal ini sulit dilakukan karena jika mereka didepak dan merekrut pemain baru takut tidak akan padu.

“Hal ini dikarenakan waktu pendaftaran pemain di liga 1 singkat hanya sampai 5 April 2018 dan tidak sempat lagi merekrut pemain baru. Belum lagi adaptasinya dengan pemain baru, apa lagi kompetisi sudah berjalan jadi saya rasa tidak ada waktu lagi mencari pemain baru dan posisi Yessoh serta Sadney Urikhob masih saya pertahankan di PSMS,” ungkapnya.

Mengenai pemberitaan yang beredar yang mengatakan dirinya akan evaluasi untuk mendepak Yessoh dan Sadney, mantan pelatih Persib Bandung ini membantahnya. Evaluasi tersebut kata Djanur hanya evaluasi teknis kepada para pemain PSMS tidak hanya dilakukan evaluasi kepada Sadney dan Yessoh semata.

“Saya memang kecewa melihat penampilan Sadney dan Yessoh terutama saat melawan Bayangkara FC kemarin. Namun saya tekankan lagi, tidak ada pendepakan, karena masalah batas tenggat waktu yang mepet untuk mencari penggantinya, saya tidak.mau gegabah untuk mencari pengganti mereka, bisa berakibat fatal bagi PSMS nantinya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dua gol diciptakan pemain Bhayangkara FC Herman Djumafo menit 36 dan Komazec menit 46. Suhandi melesakkan satu-satunya gol balasan PSMS menit ke 64. Sementara Wilfried Yessoh gagal menambah gol PSMS setelah eksekusi penalti yang dilesakkannya melenceng di sisi kiri gawang Bhayangkara FC. (sam)

Comments

Komentar