Beranda OLAHRAGA Jelang Ujicoba Berbayar,Rumput Stadion Teladan Dirapikan

Jelang Ujicoba Berbayar,Rumput Stadion Teladan Dirapikan

BERBAGI
Seorang operator mengendarai mesin pemotong rumput untuk merapikan lapangan Stadion Teladan Medan, Rabu (14/3/2018).
Seorang operator mengendarai mesin pemotong rumput untuk merapikan lapangan Stadion Teladan Medan, Rabu (14/3/2018).

akses.co – PSMS Medan bakal menggelar laga uji coba kontra PSPS Pekanbaru di Stadion Teladan Medan, Sabtu (17/3/2018) mendatang. Pihak Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan mulai melakukan pembenahan termasuk merapikan rumput lapangan stadion jelang pertandingan berbayar itu, Rabu (14/3/2018).

Kepala DKP Kota Medan, M Husni yang mengawasi langsung pemangkasan tersebut mengatakan, hal itu dilakukan mengingat laga tersebut menjadi tolak ukur kesiapan stadion jelang Liga 1. “Laga PSMS versus PSPS sangat penting. Sebab, duel ini merupakan ujicoba pertama kalinya Stadion Teladan usai direnovasi. Kita harapkan renovasi yang dilakukan dapat memuaskan seluruh penonton, terutama pendukung setia PSMS,” kata Husni di Stadion Teladan, Rabu (14/3/2018).

Husni sengaja melihat langsung lantaran ingin pemangkasan dilakukan dengan baik sehingga hasilnya benar-benar memuaskan. Dengan demikian duel antara Ayam Kinantan melawan Askar Bertuah-julukan PSPS-dapat berlangsung lancar dan menarik.

Di samping pemangkasan rumput dengan menggunakan satu unit mesin pemangkas rumput, DKP Kota Medan terus melakukan persiapan agar Stadion Teladan memuaskan seluruh penggemar sepakbola di Kota Medan. Selain mengecat garis batas lapangan, satu unit mesin gilas milik Dinas Pekerjaan Umum terlihat terus melakukan pemerataan tanah di sekeliling pinggir lapangan.

Husni menambahkan, kembalinya PSMS berlaga di liga tertinggi Indonesia itu dan Stadion Teladan akan menjadi home base Ayam Kinantan diharapkan Wali Kota menjadi momentum kebangkitan sepakbola di ibukota Provinsi Sumatera Utara.

“Kita semua berharap akan muncul kembali talenta-talenta sepakbola muda berbakat seperti Egy Maulana Vikri yang telah mengharumkan nama Kota Medan di kancah sepakbola nasional dan internasional,” harapnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Prtandingan PSMS Medan, Dodi Taher mengatakan, ujicoba tersebut sekaligus untuk menguji kesiapan panitia mengatur pelayanan pembelian tiket menggunakan sistem online yang nantinya akan diberlakukan saat Liga 1 bergulir.

“Di situ uji kesiapan panpel untuk penyelenggaraan Liga 1. Jadi sudah pakai barcode, tiket bisa diakses dan dibeli di situs Loket.com. tapi untuk melayani pembelian offline kita juga sediakan penjualan tiket di loket,” katanya. (sam)

Comments

Komentar