Beranda OLAHRAGA Dilshod Kagum Betapa PSMS Medan Dicintai Fans

Dilshod Kagum Betapa PSMS Medan Dicintai Fans

BERBAGI
Dilshod Sharofetdinov. (instagram/kinantan.tv)
Dilshod Sharofetdinov. (instagram/kinantan.tv)

akses.co – Dilshod Sharofetdinov, gelandang asal Uzbekistan akhirnya bisa bernafas lega setelah perjuangannya hampir dua pekan agar bisa berkostum PSMS akhirnya terwujud.

Selasa (13/3/2018), pemain yang juga dilirik klub Liga 1 lainnya macam Persipura Jayapura itu resmi memakai jersey PSMS Medan. Namun yang menarik, kendati sempat harap-harap cemas terkait statusnya, Dilshod tetap menebarkan atmosfer positif ke sekelilingnya. Selain performa yang cukup apik saat latihan maupun laga ujicoba, gelandang serba bisa itu selalu bersikap ramah kepada siapa saja yang menghampirinya.

Pemain 32 tahun itu tidak segan-segan meladeni permintaan berfoto para penggemar PSMS hingga membubuhkan tanda tangannya. Tak jarang, sunggingan senyum terlihat jika kamera mengabadikan momen bersama fans atau saat latihan pemanasan.

Ditanya bagaimana tanggapannya berada di tim berjuluk Ayam Kinantan itu, ternyata, atmosfer positif itulah salah satu faktor yang membuatnya betah. “Ini pertama kali saya datang ke Medan. Kota ini benar-benar menyenangkan. Tentu saya belum bisa melihat tempat-tempat lainnya di kota ini. Saya hanya datang dari hotel ke tempat latihan. Saya melihat orang-orang sangat mencintai PSMS. Mereka rela datang berbondong-bondong hanya untuk melihat tim ini latihan,” ujarnya.

Kondisi itu pula yang membuatnya belum bisa membayangkan bagaimana riuhnya suasana saat PSMS berlaga dalam pertandingan resmi di Liga 1 musim 2018 yang kemungkinan paling lambat akan bergulir akhir Maret ini. “Saya enggak bisa bayangkan bagaimana nanti saat pertandingan resmi di stadion PSMS. Pasti penuh ya!?” Saya suka melihat orang antusias melihat tim latihan juga saat pertandingan. Mereka senang, dan saya menyukai orang-orang yang suka sepakbola,” ucapnya

Tak hanya itu, dia senang melihat PSMS diisi banyak skuad muda. “Banyak pemain muda yang usianya sekitar 25-26 tahun. Ini bagus. Mereka bisa berlari kencang. Apalagi Medan katanya banyak pemain berlatang belakang tentara ya? Jadi semangat berjuangnya harus lebih besar. Tentu tidak mudah bersaing di Liga 1, tapi kita harus semangat,” ungkap pemain yang pernah ke Indonesia tahun lalu bersama Pelatih Rahmad Darmawan ini.

Soal komunikasi dengan pemain lain serta pelatih, menurutnya tidak ada masalah sejauh ini. “Saya juga senang dengan orang-orang di PSMS. Mereka diisi orang-orang baik. Saya mengerti apa yang disampaikan pelatih,” pungkasnya. (sam)

Comments

Komentar