Beranda OLAHRAGA Demi Siaran Langsung TV, PSMS Rela Laga Kontra Bhayangkara Mundur

Demi Siaran Langsung TV, PSMS Rela Laga Kontra Bhayangkara Mundur

BERBAGI
Flyer dan harga tiket pertandingan PSMS Medan vs Bhayangkara FC. (instagram/psmsmedanofficial)
Flyer dan harga tiket pertandingan PSMS Medan vs Bhayangkara FC. (instagram/psmsmedanofficial)

akses.co – Pertandingan lanjutan Liga 1 musim 2018 antara PSMS Medan kontra Bhayangkara FC yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung Jumat (31/3/2018) terpaksa mundur sehari berselang atau Sabtu (31/3/2018) sore pukul 15.30 WIB. Manajemen tim Ayam Kinantan memilih waktu laga mundur agar pertandingan tersebut bisa ditayangkan langsung stasiun televisi resmi.

Sekretaris Umum PSMS Medan, Julius Raja kepada awak media di sekretariat PSMS Medan Komplek Stadion Kebun Bunga, Selasa (27/3/2018) sore menjelaskan, berdasarkan surat putusan pengunduran jadwal dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi kepada manajemen PSMS dan panitia lokal disebutkan, alasan utama jadwal pertandingan diundur sehari, terkait implementasi hak siaran langsung yang diputuskan berlangsung Sabtu (31/3/2018).

“Kami sudah konsultasi. Kalau kita tetap memutuskan pertandingan Jumat (30/3/2018), tidak ada live siaran televisi. Sementara jika 31 Maret pertandingan akan disiarkan live. Jadi, kami putuskan kita main Sabtu supaya ada siaran live,” ujar Julius didampingi Media Officer PSMS Medan, Bobi Septian.

Selain itu, Julius juga berasumsi perubahan terjadi karena pada tanggal 30 Maret bertepatan dengan perayaan hari besar kristiani, paskah. Mundurnya laga kedua tim ini, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait. Mulai dari segi keamanan, penjualan tiket, serta teknis lainnya.

“Sudah koordinasi dengan loket.com dan Panpel lokal. Jadwal telah kita susun juga untuk 31 maret. Loket penjualan tiket juga dibuka jam 9 pagi di hari H, dengan semua perangkatnya. Termasuk sterilisasi stadion sudah kerja sama dengan Dinas Perhubungan,” tambahnya.

Bobi Septian mengatakan, pada laga kedua tim juga terjadi kenaikan harga tiket dari biasanya. Setelah melalui rapat dua hari lamanya, menurut Bobi, CEO PSMS telah putuskan harga tiket penonton sesuai dengan harga tiket yang di jual di pulau Jawa. Harga tiket tribun terbuka (Utara dan Selatan) yang semula Rp30 ribu naik Rp40 ribu. Kemudian tribun Timur tertutup semula Rp50 ribu naik Rp75 ribu. Begitu juga dengan tribun Barat tertutup semula Rp 75 ribu naik Rp100 ribu. Dan tribun VIP semula Rp100 ribu naik menjadi Rp200 ribu.

“Tribun terbuka kita samakan dengan harga pertandingan di pulau Jawa. Tribun Utara dan Selatan kita sediakan 11.000 lembar, tribun timur dicetak 4.500 lembar, tribun Barat 6500 lembar, dan khusus VIP yang semula sediakan 100 lembar, nanti hanya dicetak 75 lembar saja. Total tiket yang panitia sediakan ada 22.075 lembar,” ujarnya.

Lebih lanjut Bobi menegaskan, untuk kenaikan harga tiket hanya berlaku untuk pertandingan big match saja seperti melawan tim juara Liga ataupun tim yang masuk dalam jajaran klub era Perserikatan. Di antaranya Bhayangkara, Persija, Persib, PSM, Persebaya maupun duel Sumatera menghadapi Sriwijaya FC.

“Bhayangkara adalah tim juara liga 1 musim lalu. Kemungkinan Persija, Persib, Persipura, Sriwijaya, Persebaya, PSM pantas disebut laga big match. Namun saat melawan tim yang levelnya di bawah tim tersebut, seperti Persela dan Perseru Serui harga pasti akan turun,” jelasnya. (sam)

Comments

Komentar