NASIONAL

Obat Covid 19 di Apotek Kosong, HIMMAH Minta Presiden Copot Menkes

JAKARTA, akses.co –  Menyikapi kelangkaaan obat-obatan anti virus, obat anti bodi atau obat covid 19 di apotek seluruh wilayah Indonesia, PP HIMMAH meminta presiden mengevaluasi Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.
Hal itu disampaikan Ketum PP HIMMAH, Abdul Razak Nasution di Jakarta(26/7).

Hal itu disampaikan berkaitan dengan telah inspeksi langsung Presiden Joko Widodo pada Jumat (23/7) lalu di Bogor . Seketika Presiden langsung menelepon Menkes yang berdalih obat kosong bisa di pesan online.

Sebelumnya,Tim PP HIMMAH juga telah melakukan investigasi dilapangan beberapa waktu lalu yakni menyusuri apotek dan ingin membeli obat covid 19 di 15 Apotek besar di wilayah Jakarta (8/7) diantaranya Apotek K24, ternyata obat-obatan seperti Oseltamivir, Favipiravipir, anti biotik azithromicyin juga tidak ada.

“Benar bahwa, Kami telah melakukan investigasi di lapangan, tidak tersedianya obat anti virus atau obat covid 19″. ungkap Razak. Seperti sidak presiden kemarin di wilayah bogor bahwa berbagai jenis obat anti virus juga tidak ada.

” Hal diatas sebagai landasan Kita meminta presiden untuk mencopot Menkes Budi Gunadi Sadikin, yqng bekerja tidak becus sementara presiden pontang-panting bekerja siang dan malam menqnggulqngi penyebaran covid 19. ” tegasnya

“Jangan Menkes Budi Gunadi Sadikin berdalih bahwa memesan obat ada yang online, sosialisasikan dong ke masyarakat bawah. Ini sosialisasi tidak ada bagaimana masyarakat mau mengetahui. Dan ini menyangkut nyawa manusia, ribuan orang sudah meninggal akibat covid 19”. tegas Razak

Tambahnya, HIMMAH juga menilai kinerja menkes tidak becus dalam menangani penyebaran varian virus baru ini, sangat perlu di evaluasi sudah memasuku tahun kedua. Belum lagi masalah kelangkaan oksigen, kiranya bapak Presiden mengevaluasi dan mengganti Budi Gunadi Sadikin.

“Jangan sedikit-sedikit minta maaf ke masyarakat seperti Menteri-menteri lainnya, jika tidak mampu mundur saja dari Menteri masih banyak yang anak bangsa yang berkompeten dan mampu menjadi Menteri Kesehatan membantu Presiden mengurangi angka cobid 19 di Indonesia.” tutupnya.(Red)

close

Halo 👋
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.