ADVERTORIALFEATUREDNEWSPOLITIKSUMUT

Musda Golkar: ADK Berpotensi Melawan Airlangga Hartarto

MEDAN, akses.co – Plt. Ketua Golkar Sumut, H. Ahmad Doli Kurnia Tanjung (ADK), patut diduga akan melakukan perlawanan terhadap Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartarto, jika diskresi terhadap H. Musa Rajekshah (Ijeck) dikeluarkan. Secara komunikasi politik, signal Airlangga mendukung Ijeck sudah terlihat jelas.

Hal itu disampaikan pengamat komunikasi politik dari Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU), Muhammad Akbar Pribadi, M.Hum, Sabtu (22/2/2020). Akbar menilai, sebagai salah satu pimpinan partai di tingkat pusat, ADK pasti sudah tau, atau paling tidak bisa melihat signal dukungan yang diberikan Airlangga terhadap Ijeck untuk memimpin Golkar Sumut.

“Tak mungkin ADK tidak tau soal itu, jika kini kesannya ada yang menjegal Ijeck untuk maju, ya berarti ada dua kemungkinan penyebabnya. Pertama mungkin mau melawan, atau kedua mungkin mau hal yang lain,” kata Akbar.

Akbar mengaku heran melihat berbagai pernyataan pengurus Golkar Sumut soal Ijeck yang dianggap tidak bisa mencalon di Musda karena tidak memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. Katanya, dalam politik apa pun bisa terjadi dan tidak ada yang tidak mungkin.

Katanya, dulu saat ADK memecat Riza Fakhrumi Tahir sebagai Sekretaris Golkar Sumut, tidak ada satu kaderpun yang kritis mempertanyakan pasal apa, AD/ART mana yang dilanggar dan kesalahan apa yang diperbuat sehingga terjadi pemecatan. Ini giliran Ijeck mau calon Golkar Sumut, mendadak para pengurus Golkar Sumut kritis terhadap aturan, juklak dan AD/ART.

“Ya jika mau gentleman, baiknya ADK sebagai pimpinan partai tidak ikut ikutan seolah menggiring ada aturan baku yang harus dipakai dalam pencalonan Musda. Mengingat ada hak diskresi yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Dan diskresi adalah sinyal kuat Airlangga Hartarto menginginkan Ijeck yang jadi Ketua DPD Partai Golkar Sumut,” tegasnya. (ggs)

027

Comments are closed.