MEDAN

MoU Antara LPER Sumut dan UHN Medan Solusi Pulihkan Ekonomi Nasional

MEDAN, akses.co – Untuk mendukung optimalisasi BLT UMKM dalam Pemulihan Ekonomi Nasional pada masa pandemi Covid-19 di Sumatera Utara, peran serta dari semua pihak sangat diharapkan. Termasuk menjalin kerjasama (MoU) untuk menggelar pelatihan-pelatihan bagi pelaku UMKM.

Hal inilah yang dilakukan oleh Lembaga Pemberdayaan Ekonomi (LPER) Sumatera Utara dengan Universitas HKBP Nomensen (UHN) Medan, di ruang Justin gedung UHN, Jum’at (18/6/2021).

Acara diskusi ini dipandu oleh Ilham Fauzi Munthe selaku Ketua Panitia, yang menghadirkan KPwBI Sumut Ir , Soekowardojo, M.E, Anggota DPRD Sumut H.Dhody Thahir SE,MBA, DR.Naslindo Sirait selaku Ekonomi LPER Sumut, Kepala Bappeda Pemprovsu DR IR Hasmirizal Lubis M.SD, para Rektor, Dosen pengajar UHN maupun para peserta dan undangan yang hadir langsung ataupun mengikutinya secara virtual.

Diawal pembukaan, lham Fauzi menjelaskan maksud dan tujuan acara ‘Focus Grup Discusion’ ini dilakukan. Agar mengetahui sampai sejauh mana pemulihan ekonomi Sumut dimasa pendemi Covid-19, yang sudah berlangsung selama dua tahun. “Untuk itu, dengan forum diskusi hari ini, kami menghadirkan para nara sumber yang mumpuni dibidang ekonomi. Kita berharap bisa mendapatkan informasi yang jelas kondisi perekonomian masyarakat, Sumut saat ini” katanya.

Pada kesempatan ini, KPwBI Sumut Soekowardojo juga menjelaskan, bahwa pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara ditahun 2021 ini diprediksikan akan mengalami kenaikan yang signifikan.

“BI sendiri terus berusaha untuk menjalin kerjasama dengan pihak luar, agar mau menanamkan modalnya di Sumatera Utara. Termasuk beberapa waktu yang lalu, dengan pihak pemerintahan Belanda,” ucapannya.

Sementara itu, Dhody Thahir mengungkapkan, untuk pemulihan ekonomi di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara akan membutuhkan waktu yang panjang.

“Ini terlihat tidak ada penambahan pada APBD kita tahun ini. Pendemi Covid-19 ini sudah banyak UMKM di Sumatera Utara yang muncul dan banyak juga yang tutup. Karena daya beli masyarakat lemah,” jelasnya.

Oleh sebab itu, sambung Anggota DPRD Sumut ini, untuk menarik minat pihak luar berinvestasi di Sumatera Utara, permudah urusan perizinan dan prosedur lainnya. “Kalau mau ekonomi kita bangkit janganlah seperti raja, maunya dilayani. Tapi, kita harus memberikan pelayanan yang baik agar investor asing datang dan menanamkan modalnya di Sumut,” harapnya.

Dikesempatan yang sama, Prof.DR. Fransisca Sestri G.SE,.MM selaku Sekjen LPER pusat secara virtual menambahkan, bahwa lembaga LPER ini merupakan suatu lembaga yang dibentuk oleh pada tahun 2015 lalu, dan sudah memiliki 6 cabang di Indonesia.

“Tapi orang-orang didalamnya bekerja secara profesional. Dan punya prinsip, siapapun pemimpin nya kami siap untuk bekerja sama,” tuturnya.

Lanjutnya lagi, saat ini dampak penurunan UKM berkisar 84,20 persen hingga saat ini. “Untuk itu, LPER siap menjadi garda terdepan dan akan menjalin kerja sama dengan pihak manapun untuk menumbuh kembangkan pelaku UKM. Suksesnya acara hari ini, tak terlepas peran dari moderator (Ilham-red) yang sudah meramu dengan baik dan apik,” pungkasnya. (Han)

close

Halo 👋
Yuk berlangganan.

Daftar sekarang untuk menerima update berita akses.co secara eksklusif via email setiap hari.

*Email anda akan dijaga kerahasiaannya.



Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.