MEDAN

Modus Tawarkan Barang, Pedagang Kena Tipu Jutaan Rupiah, Korban Berharap Pelaku Segera di Tangkap

MEDAN, akses.co – Nasib apes yang dialami Muhammad Nuh seorang pedagang kelontong, di Pasar 6 Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, ia ditipu dua orang pelaku yang mengaku sales dari Indo Grosir, hingga mengalami kerugian jutaan rupiah.

Kejadian ini pun telah dilaporkannya ke Polsek Percut Sei Tuan, dengan bukti laporan, STTLP: 2457/XI/2020/SPKT Percut, korban berharap agar pelaku segera ditangkap, Mohon pak polisi segera tangkap pelakunya, saya yakin, korannya bukan saya saja, kata Muhammad Nuh.

Kronologis kejadian, korban (red.Muhammad Nuh) mengatakan, awalnya, pelaku menawarkan barang, pelaku mengaku dari sales Indo Grosir, namun ketika di cek korban ke Indro Grosir, pihak menejemen dengan tegas mengatakan, tidak ada program yang disampaikan, kami tidak ada program seperti itu, kata korban, kepada wartawan, Senin (30/11/20).

Korban tepeda daya, dengan iming-iming yang disampaikan pelaku, karena pelaku menjanjikan akan memberi meja kasir dan tempat barang yang bagus, alibi pelaku merayu, kata korban, sambil menunjukkan surat bukti laporannya di Polsek Percut Sei Tuan.

Namun, sebelum barang-barang tersebut diantar, pelaku meminta korban untuk masuk menjadi anggota atau member terlebih dahulu, seperti terkena hipnotis, korban pun menurut saja, ketika diminta pembayaran tunai, tak ayal, dari nilai barang yang akan dikirim sebesar Rp:23 juta, korban menyerahkan uang tunai ke pelaku Rp:9 juta, sisanya di transfer ke rekening pelaku, melalui BNI, sebut Muhammad Nuh, kesal.

Singkat cerita, tunggu punya tunggu, dan hari berganti hari, barang yang dipesan pun, nggak juga datang ke toko, beberapa kali dihubungi, pelaku hanya menjawab nanti dikirim, dan beberapa hari kemudian handphone pelaku sudah tidak bisa dihubungi lagi, tapi ketika dipakai nomor lain, bisa nyambung, korban mengatakan, bahwa nomor kontaknya telah di blokir pelaku, ujar Korban, Muhammad Nuh, geram.

Masih kata korban, Pelaku mengaku bernama, Ahmad Jais, dengan ciri-ciri, agak gemuk, kulit sawo matang, berjenggot dan berkumis, ketika ditanya, pelaku mengaku tinggal di kawasan sentosa lama, sementara teman pelaku, ciri-cirinya, hampir sama, cuma ini agak gendut. Kata korban, berharap agar pelaku segera ditangkap polisi, tutupnya. (Han)

Lihat selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Mohon maaf Adblock terseksi di Browser ini, mohon dukung akses.co untuk tetap konsisten memberikan berita terupdate dengan mengizinkan iklan untuk selalu tampil, terima kasih.