Beranda METRO Wisuda Sarjana, Ketua STIK-P Singgung Determinasi Teknologi

Wisuda Sarjana, Ketua STIK-P Singgung Determinasi Teknologi

BERBAGI
Ketua STIKP Medan, Dr Sakhyan Asmara, memberi selamat pada salah seorang wisudawan dalam Wisuda Sarjana STIK-P Medan, kemarin.
Ketua STIKP Medan, Dr Sakhyan Asmara, memberi selamat pada salah seorang wisudawan dalam Wisuda Sarjana STIK-P Medan, kemarin.

akses.co – Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan (STIK-P) Medan menggelar Wisuda Sarjana Angkatan XXVII, Sabtu (3/11/2018). Dalam sambutan ilmiahnya, Ketua STIK-P, Dr H Sakhyan Asmara MSP, menyinggung integritas sarjana komunikasi di era determinasi teknologi saat ini.

Sakhyan menjelaskan realitas kehidupan komunikasi saat ini begitu dahsyat. Di Indonesia, kemajuan teknologi komunikasi beriringan dengan terbuka lebarnya keran demokrasi, yang mengantarkan masyarakat berhadapan dengan media komunikasi sebagai kawan atau lawan.

Menyikapi perkembangan teknologi komunikasi yang makin merasuk ke berbagai sendi kehidupan masyarakat, peran sarjana komunikasi yang berintegritas sangat penting. Para sarjana komunikasi hendaknya memainkan perannya sebagai mediator, fasilitator, dan katalisator mencegah dampak buruk yang semakin meluas dari perkembangan dunia komunikasi.

“Usai wisuda, pastilah sarjana akan terjun ke masyarakat mengimplementasikan ilmunya untuk kepentingan pengembangan dirinya serta memberikan manfaat bagi orang lain. Kehadiran lulusan STIK-P harus menjadi bagian yang amat strategis memainkan peran mengisi kekosongan ruang steril sebagai penyejuk dalam kehidupan selama ini,” pinta Sakhyan.

Total, STIK-P yang didirikan tokoh pers nasional (almh) Hj Ani Idrus telah melahirkan 834 lulusan dengan konsentrasi ilmu jurnalistik, public relations, dan kini broadcasting. Tahun ini, tiga lulusan terbaik disandang Rahmi Fauziah Nainggolan (PR/IPK 3,78), Afra Bai’atun Nisa (Jurnalistik/3,67), dan Depreni Hervina (Jurnalistik/3,66).

Wisuda Sarjana Angkatan XXVII Tahun Ajaran 2017/2018 Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi “Pembangunan” (STIK-P) Medan menunjukkan kampus tersebut telah melaksanakan proses Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan baik.

“Artinya STIK-P telah mengemban dengan baik kepercayaan yang diberikan pemerintah untuk menyelanggarakan satuan kegiatan berdasarkan peratuan perundang-undangan perguruan tinggi,” kata Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I Sumut diwakili Kasubbag Kelembagaan Faizah Bt Johan Alamshah.

“Pendidikan tinggi merupakan aset terpenting dalam pembangunan masa depan bangsa. Tanpa pendidikan bermutu, tidak mungkinlah kita bisa mempersiapkan SDM profesional yang melahirkan karya akademik membangun bangsa ini,” tegasnya.
“Image STIK-P di masyarakat akan terbawa pada diri wisudawan. Untuk itu, jagalah nama baik almamater. Lulusan STIK-P harus menjadi agen perubahan bangsa dengan bekerja keras, jujur, dan disiplin,” tukasnya.(rur/rel)

Comments

Komentar