Beranda METRO Warga Medan Tembung Keluhkan Sulitnya Urus SIM

Warga Medan Tembung Keluhkan Sulitnya Urus SIM

BERBAGI
Anggota DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak menggelar reses III 2017 di Medan Tembung, Selasa (5/12/2017). (akses.co/din)
Anggota DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak menggelar reses III 2017 di Medan Tembung, Selasa (5/12/2017). (akses.co/din)

akses.co – Sulitnya mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) masih menjadi momok bagi sejumlah masyarakat Kota Medan. Hal itu terungkap dalam reses III 2017 anggota DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak di Jalan Padang Gang Tirtosari Kelurahan Bantan Kecamatan Medan Tembung, Selasa (5/12/2027).

Sejumlah warga Medan Tembung mengeluhkan sulitnya dan mahalnya mengurus SIM di Kota Medan. Parahnya, untuk syarat mendapatkan SIM harus memiliki sertifikat yang dimonopoli salah satu sekolah mengemudi di Kota Medan.

“Ibarat cangkul bagi petani, seperti itulah pentingnya SIM itu untuk kami. Khususny untuk kami supir angkot untuk mencari makan. Apa jadinya jika mendapatkan SIM saja susah. Kami minta supaya ketentuan ini dikaji ulang,” papar warga Medan Tembung, Fatner Sibarani saat reses tersebut.

Sibarani menambahkan kalau memang untuk mendapatkan SIM harus memiliki sertifikat mengemudi. Diharapkan lembaga latihan mengemudi supaya jangan dimonopoli oleh sekolah mengemudi tersebut.

“Harusnya instansi pemerintah seperti Dinas Perhubungan dapat membuka pelatihan mendapatkan SIM. Karena kami juga perlu kompetensi pelatihan saat mengurus SIM perdana. Tapi jangan dipersulit dan bayar mahal,” ungkapnya.

Menanggapi keluhan warga itu, anggota DPRD Kota Medan dari Dapil IV Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak mengaku prihatin. Paul mengajak masyarakat supaya saling komunikasi mencari solusi.

“Keluhan masyarakat akan saya tindaklanjuti agar dibahas bersama anggota DPRD Kota Medan lainnya. Dengan harapan dapat ditindaklanjuti dengan skala prioritas,” ungkap Paul Mei Anton Simanjuntak. (din)

Comments

Komentar