Beranda METRO Warga Indra Kasih Minta Lahan Pemakaman Umum Dilebarkan

Warga Indra Kasih Minta Lahan Pemakaman Umum Dilebarkan

BERBAGI
Anggota DPRD Kota Medan, Jumadi (baju batik/tengah) saat mengunjungi areal pemakaman di Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung, Jumat (13/10/2017). (ist)
Anggota DPRD Kota Medan, Jumadi (baju batik/tengah) saat mengunjungi areal pemakaman di Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung, Jumat (13/10/2017). (ist)

akses.co – Warga Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung meminta penambahan lahan pemakaman umum di kawasan tersebut. Soalnya, lahan perkuburan yang ada selama ini sudah penuh dan bahkan warga terpaksa menimpa kuburan lama untuk memakamkan jenazah yang baru.

Warga Lingkungan I, Kecamatan Medan Tembung, Adenan mengungkapkan untuk menyiasati minimnya lahan perkuburan, warga sekitar terpaksa menimpa kuburan yang sudah berusia 15 tahun dengan yang baru. “Kami sepakat, kuburan diatas 15 tahun sudah bisa ditimpa. Ada yang suami istri, atau kakeknya yang sudah lama meninggal itu ditimpa,” paparnya saat mengadukan masalah itu kepada anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PKS, Jumadi, Jumat (13/10/2017).

Selain itu, Adenan menambahkan sebagian warga terpaksa memakamkan jenazah sampai ke Kabupaten Deli Serdang. Sayangnya, selain jarak tempuh yang jauh, juga dikenakan biaya.

“Itulah solusi lainnya. Terpaksa kami ke Deli Serdang. Tapi, selain lokasinya jauh kita juga terpaksa harus membayar lahan perkuburan,” pungkasnya.

Lurah Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung, Nimelda Purba SH mengungkapkan warga sekitar sudah mengajukan permohonan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk melebarkan areal pemakaman itu dengan membeli sebidang tanah yang berada di sebelah pemakaman umum itu.

“Permohonan warga untuk penambahan lahan perkuburan itu sudah disampaikan ke Pemko Medan. Kami optimis Walikota akan segera menyahuti permohonan warga ini,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, anggota DPRD Kota Medan, H.Jumadi S.Pdi yang berkunjung ke lokasi pekuburan mengakui bahwa usulan warga sudah disampaikan ke Pemko Medan untuk segera menindaklanjutinya.

Jumadi menambahkan permasalahan lahan perkuburan tersebut sudah disampaikan ke Dinas TRTB saat itu, namun hingga hari ini belum juga bisa direalisasikan.”Kita tidak tahu apa persoalan di Pemko Medan sehingga pembelian lahan ini terus berlarut. Padahal, lahan warga yang akan dijual ini sangat murah dan dibawah NJOP,” paparnya. (din)

Comments

Komentar