Beranda METRO TPA Namo Bintang Akan Diaktifkan Kembali

TPA Namo Bintang Akan Diaktifkan Kembali

BERBAGI
Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution didampingi Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, Zulfakhri Ahmadi saat meninjau TPA Terjun di Kecamatan Medan Marelan,Rabu (16/1/2019).
Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution didampingi Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, Zulfakhri Ahmadi saat meninjau TPA Terjun di Kecamatan Medan Marelan,Rabu (16/1/2019).

akses.co – Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution menegaskan, Pemko Medan akan melakukan pengelolaan sampah berbasis sanitary landfill, termasuk juga di TPA Namo Bintang yang akan dioperasikan dalam waktu dekat. Selain akan menjadi lebih baik, dia optimis delivery sampah mulai dari hulu (rumah warga) sampai hilir (TPA) akan berjalan lebih lancar dan cepat dibandingkan yang selama ini dilakukan.

Akhyar mengungkapkan, selama ini delivery sampah dari hulu sampai hilir memakan waktu sekitar 5 jam dengan perincian 2 jam truk sampah mengangkut sampah dari rumah warga, 2 jam perjalan menuju TPA dan 1 jam menunggu giliran untuk melakukan pembuangan. “Apabila TPA Namo Bintang sudah dioperasikan, maka sampah yang berasal dari kawasan sekitarnya tidak perlu lagi dibuang ke TPA Terjun, langsung dibuang saja ke TPA Namo Bintang. Artinya, kita ingin mempersingkat waktu pembuangan sehingga delivery sampah bisa lebih efektif dan cepat lagi,” ungkapnya.

Akhyar menegaskan, Pemko Medan melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan selama ini terus bekerja keras untuk menjadikan Kota Medan bersih sampah. Hal itu dilakukan bukan untuk mendapatkan Piala Adipura melainkan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dikatakannya, tugas pemerintah untuk menciptakan kebersihan dengan memindahkan sampah yang dihasilkan masyarakat ke TPA.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, Zulfakhri Ahmady menjelaskan, guna mendukung upaya menciptakan kebersihan di Kota Medan, puhaknya telah melakukan penambahan dump truck sebanyak 41 unit ditambah 500 unit becak yang akan bertugas untuk mengangkut sampah di seluruh gang-gang yang ada di Kota Medan pada 2018.

“Di tahun 2019, rencananya kita akan melakukan penambahan dump truck sebanyak 25 unit lagi untuk mendukung kelancaran pengangkutan sampah dari hulu sampai hilir,” pungkasnya. (eza)

Comments

Komentar