Beranda METRO Tahun Depan LRT di Kota Medan Mulai Dibangun

Tahun Depan LRT di Kota Medan Mulai Dibangun

BERBAGI
Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman saat menyampaikan penjelasan terkait rencana pembangunan LRT di 2020 mendatang pada Rencana Pembangunan LRT Kota Medan di Ruang Rapat Kaharuddin Lantai VIII Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu (16/1/2019).
Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman saat menyampaikan penjelasan terkait rencana pembangunan LRT di 2020 mendatang pada Rencana Pembangunan LRT Kota Medan di Ruang Rapat Kaharuddin Lantai VIII Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu (16/1/2019).

akses.co – Pemko Medan segera membangun Light Rapid Transit (LRT) di Kota Medan pada 2020 mendatang. Mengingat arus lalu lintas yang kian memadat dimana tidak ada lagi istilah jam sibuk di jalanan Kota Medan.

Saat ini arus lalu lintas di beberapa ruas jalan kerap padat. Jika keadaan ini terus dibiarkan, maka pada 2024 diprediksi Kota Medan akan mengalami gridlock.

“Jika sampai 2024 transportasi yang ada di Kota Medan tidak segera ditangani, maka Kota Medan akan mengalami gridlock. Artinya, jalur lalu lintas akan berhenti, tidak ada yang bisa jalan. Sebab, jumlah luas jalan sama dengan luas kendaraan,” ungkap Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman saat menghadiri rapat Rencana Pembangunan LRT Kota Medan di Ruang Rapat Kaharuddin Lantai VIII Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu (16/1/2019).

Tujuan dibangunnya LRT ini untuk menambah minat masyarakat Kota Medan yang tadinya mengendarai kendaraan pribadi saat bepergian, diharapkan nantinya mau beralih ke transportasi umum yang sudah disediakan oleh pemerintah.

“Dengan dibangunnya LRT ini nantinya dapat membangun minat masyarakat Kota Medan untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum,” ujarnya.

Rencananya LRT tersebut akan dibangun dengan panjang 17,3 kilometer (km) dari bagian Selatan Kota Medan, Lau Chi hingga ke bagian utara Medan, Aksara. Dengan Jalur yang akan melintasi Stasiun Besar Kereta Api Medan, Jalan Williem Iskandar, Jalan M Yamin, Jalan Gatot Subroto, Jalan Iskandar Muda, Jalan Universitas Sumatera Utara (USU), Jalan Setia Budi, Jalan Djamin Ginting, dan terakhir di Pasar Induk Laucih, Tuntungan.

“Panjang LRT ini sendiri sekitar 17,3 km dari Lau Chi ke Aksara atau Pancing yang akan melintasi Stasiun Besar Kereta Api Medan dan nantinya akan melintasi stasiun kecil lainnya,” sebut Wiriya.

Selanjutnya Wiriya menambahkan selain pembangunan LRT, Pemko Medan juga akan membangun Bus Rapid Transit (BRT) yang akan terpadu dengan LRT mulai dari terminal Amplas hingga terminal Pinang Baris.

“LRT ini nantinya akan terpadu dengan BRT dari terminal Amplas hingga terminal Pinang Baris,” tuturnya. (eza)

Comments

Komentar