Beranda METRO Sidak Dinas Perindustrian Tidak Efektif

Sidak Dinas Perindustrian Tidak Efektif

BERBAGI
Kadis Perindustrian Kota Medan, Zulkifli Sitepu saat melakukan sidak di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Medan beberapa waktu lalu. (akses.co/istimewa)
Kadis Perindustrian Kota Medan, Zulkifli Sitepu saat melakukan sidak di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Medan beberapa waktu lalu. (akses.co/istimewa)

akses.co – Setelah mendapat warning Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, jajaran Dinas Perindustian Kota Medan mulai kalang kabut. Hasil sidak ke sejumlah tempat yang tadinya disimpan dan tidak ada tindalanjut mulai disampaikan ke publik.

Namun, hal tersebut masih sebatas rencana atau wacana. Belum bisa dipastikan apakah dilaksanakan atau tidak. Hal ini berdasarkan ungkapan Sekretaris Dinas Perindustrian, Said Chaidir kepada wartawan, Kamis (11/1/2018).

Chaidir menjelaskan, dirinya sudah diperintahkan Kadis Perindustrian Kota Medan, Zulkifli Sitepu untuk merekap tempat – tempat yang telah mereka sidak, termasuk persoalannya. Setelah itu akan ditindaklanjuti satu persatu. “Kami rekap dulu beserta persoalannya. Baru nanti kami tindaklanjuti, mana yang tidak ada izin, mana yang belum bersertifikasi halal, dan lainnya. Setelah itu kami sampaikan ke publik,” ucapnya.

Dia menambahkan, sidak tersebut terus dilakukan. Mengingat hal ini merupakan agenda rutin Dinas Perindustrian Kota Medan.

Sementara itu, Pengamat Ekonomi Kota Medan, Gunawan Benjamin mengatakan, sidak yang dilakukan Dinas Perindustrian Kota Medan tidak efektif. Sebab, dilakukan setelah muncul kasus. Salah satu kasus setelah diketahui adanya produk tidak ada sertifikasi halal. Selain itu, sidak yang dilakukan tidak ada tindaklanjutnya. “Yang jadi pertanyaan adalah, adakah tindak lanjut setelah sidak tersebut. Saya sempat mengikuti kegiatan sidak yang dilakukan pemerintah sebelumnya terkait dengan mahalnya harga cabai. Namun setelah sidak harga tidak juga turun. Jadi memang efektifitas dan nilai substansi dari sidak itu yang perlu kita (masyarakat) dengar,” katanya.

Dia mengungkapkan, masyarakat mempertanyakan apa hasilnya. Sebab selama ini lebih besar gaung kegiatan sidaknya ketimbang hasilnya. “Jangan cuma sidak tapi tidak ada tindak lanjut. Dan kalaupun ada tindaklanjutnya sebaiknya aparat terkait juga mempublikasikan. Sehingga masyarakat tahu, dari sidak itu ada yang di-follow up. Karena sidak itukan muncul dari suatu masalah. Sehingga harapan masyarakat dari itu sidak memberikan solusi dari masalah yang timbul,” ungkapnya. (eza)

Comments

Komentar