Beranda METRO September Bayar Pajak Daerah Sistem Online

September Bayar Pajak Daerah Sistem Online

BERBAGI
Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Medan, Zulkarnain. (ist)
Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Medan, Zulkarnain. (ist)

akses.co – Sekitar dua bulan ke depan pendaftaran dan pembayaran pajak daerah akan menggunakan sistem online. Hal ini untuk memberikan kemudahan dalam pembayaran pajak daerah.

“Aplikasinya sudah selesai. Tinggal sistem keamananya saja sedang disiapkan. Mungkin satu dua bulan akan dilakukan soft launching,” jelas Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Medan, Zulkarnain, Jumat (28/7/2017).

Sistem keamanan dinilai sangat penting untuk menghindari hal- hal yang tidak diinginkan. Sebab, aplikasi ini berbasis web. Apabila sampai di hack ditakutkan besaran pajak yang sudah ditetapkan dirubah dan imbasnya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) menurun. “Makanya untuk sistem keamanan atau protechnya kami tidak main-main. Jangan sampai dibobol,” ungkapnya.

Dia menambahkan, dengan diterapkannya sistem online nanti, maka masyarakat semakin dimudahkan dalam melakukan transaksi pembayaran pajak. Tidak harus melalui outlet -outlet atau langsung ke bank. Dengan adanya aplikasi ini, masyarakat sudah tahu berapa besaran pajak yang dibayarkan, pendaftaran wajib pajak baru, dan lainnya.

“Tidak hanya pembayaran, tapi juga pendaftaran. Komitmen menerapkan sistem online sudah pasti. Walaupun nantinya sudah berbasis online, pemeriksaan langsung di lapangan tetap dilakukan. Terutama pemeriksaaan kesesuaian data -data omset. Apabila nanti berdasarkan laporan hasil pemeriksaan di lapangan tidak sesuai dibayarkan, maka tetap diberlakukan penagihan kurang bayar,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga menuturkan, tantangan pengelolaan pajak paling pokok adalah pengelolaan secara intens dan langsung.Himbauan dilakukan secara face to face, tidak bisa hanya mengandalkan tidak bisa hanya mengandalkan spanduk. Untuk itulah pihaknya bekerjasama dengan perangkat kecamatan, kelurahan, dan kepala lingkungan dalam melakukan sosialiasi. Sebab, mereka yang punya Yang hubungan emosional. (eza)

Comments

Komentar