Beranda METRO Seorang Hamba Harus Punya Semangat Thadiyah

Seorang Hamba Harus Punya Semangat Thadiyah

BERBAGI
Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin S dan Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution bersama ribuan warga Kota Medan melaksanakan Shalat Idul Adha 1439 H di Lapangan Merdeka Medan. (istimewa)
Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin S dan Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution bersama ribuan warga Kota Medan melaksanakan Shalat Idul Adha 1439 H di Lapangan Merdeka Medan. (istimewa)

akses.co – Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin S dan Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution bersama ribuan warga Kota Medan melaksanakan Shalat Idul Adha 1439 H di Lapangan Merdeka Medan, Rabu (23/8/2018). Diharapkan, Idul Adha dapat dijadikan momentum dan spirit untuk meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama, terutama bagi warga yang hidup dalam kekurangan.

Bertindak sebagai khatib, Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut, Zulheddi. Sedangkan imam, Muhammad Syafi’i.

Zulheddi dalam tausiahnya mengupas tentang Idul Adha yang mengajarkan satu semangat kebaikan pada diri seseorang hamba yaitu semangat thadiyah. Dijelaskannya, thadhiyah berarti pengorbanan atau satu semangat yang bila dimiliki seseorang hamba akan dapat memberikan kebaikan yang lebih luas.

“Apabila semangat thadiyah ini dimiliki warga Kota Medan, Insya Allah dapat mewujudkan kemajuan Kota Medan yang kita cintai. Sebab, semangat thadiyah memiliki empat dimensi yakni dimensi syiar, ritual atau ibadah, syukur dan sosial,” kata Zulheddi.

Hakikat thadiyah, jelas Zulheddi, mengajarkan umat Islam untuk melakukan langkah-langkah penting yang harus dilalui untuk mewujudkan kemajuan Kota Medan seperti, melaksanakan syiar atau dakwah yang bertujuan mengajak kepada nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan menjadi langkah awal yang harus dilakukan. Sehingga semua komponen masyarakat merasakan hak dan tanggung jawab yang salam dalam memajukan kota.

Sementara itu, Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin mengatakan, perayaan Idul Adha semestinya dapat dimaknai sebagai pengorbanan demi mencapai kemaslahatan bersama. Oleh karenanya umat Islam diharapkan harus dapat berkorban dengan ikhlas dalam kebaikan.

“Kita harus bisa memaknai bahwa Idul Adha merupakan momentum bagi kita untuk saling meningkatkan kepedulian terhadap sesama umat manusia, terutama bagi saudara-saudara kita yang hidupnya sangat memprihatinkan dan selalu kekurangan. Untuk itulah melalui Idul Adha, mari kita tingkatkan rasa kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan,” tegasnya. (eza)

Comments

Komentar