Beranda METRO Selain Infrastruktur, Pemko Juga Benahi Puskesmas Dan Gedung Sekolah

Selain Infrastruktur, Pemko Juga Benahi Puskesmas Dan Gedung Sekolah

BERBAGI
Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin. (ist)
Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin. (ist)

akses.co – Selain perbaikan infrastruktur, Pemko Medan juga fokus membenahi bangunan sekolah, puskesmas serta pasar tradisionil yang ada di Kota Medan tahun ini. Langkah itu dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan pelayanan dalam bidang pendidikan, kesehatan serta upaya penguatan ekonomi kerakyatan.

Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin menjelaskan, khusus perbaikan jalan dan drainase, perbaikannya pun akan dilakukan hingga tahun depan. Sebab, berdasarkan inventarisir yang telah dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan masih banyak jalan maupun drainase yang harus disentuh perbaikan. “Untuk jalan, perbaikan yang kita lakukan melalui pengaspalan (hotmix) dan pembetonan. Itu disesuaikan dengan kondisi jalan maupun volume kenderaan yang melintasinya sehingga jalan yang kita perbaiki itu bisa tahan lama,” ungkap Eldin, Senin (5/3/2018).

Sedangkan perbaikan gedung sekolah dan puskesmas bertujuan meningkatkan mutu pendidikan serta derajat kesehatan warga Kota Medan. Sedangkan pembenahan pasar tradisionil, selain menciptakan tempat berjualan yang representatif juga untuk penguatan ekonomi kerakyatan. “Di samping Pemko Medan, pembenahan pasar tradisionil juga bisa dilakukan dengan menggandeng stakeholder yang ada,” tambahnya.

Pembenahan ini ingin secepatnya dilakukan. Sehingga masyarakat bisa merasakan langsung hasilnya. Namun, keinginan itu tidak dapat langsung diwujudkan. Sebab, masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait harus mengikuti peraturan dan prosedur yang berlaku. Dia juga menuturkan, Pemko Medan berencana membangun rusunawa bagi masyarakat yang bermukim di bantaran sungai. Itu dilakukan untuk mengatasi penyempitan sungai sekaligus menghindari warga terkena dampak banjir kiriman yang selama ini terjadi. Wali kota mengungkapkan sudah ada sejumlah spot yang akan dibangun rusunawa tersebut.

“Jika masyararakat yang tinggal di bantaran sungai selama ini tempat tinggalnya membelakangi sungai namun rusunawa yang kita bangun nantinya menghadap ke sungai,” pungkasnya. (eza)

Comments

Komentar