Beranda METRO Sebanyak 906 Unit Papan Reklame Bermasalah Dibongkar

Sebanyak 906 Unit Papan Reklame Bermasalah Dibongkar

BERBAGI
Kasatpol PP Kota Medan, Muhammad Sofyan.
Kasatpol PP Kota Medan, Muhammad Sofyan.

akses.co – Kasatpol PP Kota Medan, M Sofyan menegaskan pihaknya bersama instansi samping (TNI/polri) telah membongkar sebanyak 906 papan reklame bermasalah di Kota Medan dalam kurun waktu dua bulan terakhir ini. Dari jumlah tersebut, 812 unit berukuran kecil, sedangkan 94 unit lagi berukuran sedang dan besar.

Selain itu, pihaknya juga membongkar sebanyak 60 unit bangunan. Selain tidak memiliki izin, bangunan yang dibongkar tersebut didirikan di atas parit dan trotoar sehingga mengganggu estetika kota serta mengganggu masyarakat pejalan kaki melintas.

Dirinya menuturkan, tim gabungan mendapat dukungan penuh dari jajaran Polrestabes Medan dan Polda Sumut dalam setiap melakukan penertiban. “Yang menjadi fokus penertiban selama ini yakni Jalan Sisingamangaraja mulai batas kota sampai Jalan Pandu dan Kesawan serta Jalan Letda Sujono sampai HM Yamin telah mencapai 95%. Artinya, tersisa tinggal 5% lagi yang belum ditertibkan dan segera dilakukan penertiban lanjutan guna menuntaskannya,” ungkapnya, Jumat (26/10/2018).

Di samping ruas jalan yang menjadi prioritas, Sofyan mengatakan tim juga telah menertibkan papan reklame bermasalah di ruas-ruas jalan lainnya, termasuk 13 ruas jalan yang masuk zona larangan berdirinya papan reklame. “Untuk 13 ruas jalan yang masuk zona larangan, tinggal 7 unit papan reklame yang belum dibongkar yakni Jalan Imam Bonjol, Jalan Suprapto, Jalan Sudirman dan Maulana Lubis,” ungkapnya.

Dia menambahkan, tim akan terus melanjutkan penertiban papan reklame bermasalah sampai bersih dari Kota Medan. Di samping itu dia berharap agar material papan reklame hasil pembongkaran yang telah dilakukan selama ini segera dilelang. Sebab, lantaran tempat penampunan selama ini baik di Lapangan Cadika Pramuka maupun Kantor Satpol PP dan halaman Gelanggang Remaja sudah tidak mencukupi lagi.

Sedangkan penertiban bangunan bermasalah, jelas Sofyan, juga akan terus dilakukan Tim Gabungan Pemko Medan. Saat ini sudah 60 bangunan bermasalah yang ditertibkan seperti bangunan kios sebanyak 20 unit, pos polisi (16 unit), pos OKP (14 unit), bangunan liar (9 unit) dan bangunan rumah (1 unit). (eza)

Comments

Komentar