Beranda METRO Sebanyak 54 Terminal Liar Ditutup

Sebanyak 54 Terminal Liar Ditutup

BERBAGI

akses.co – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan menepati janjinya untuk menertibkan terminal atau pool liar di Kota Medan, Senin (3/9/2018). Sebanyak 54 terminal liar di sepanjang Jalan Sisingamangaraja ditutup.

Selain melakukan penutupan, para pengusaha angkutan juga menandatangani surat pernyataan yag isinya menyatakan mereka tidak akan mengoperasikan kembali terminal liar tersebut.

Selain petugas Dishub Kota Medan, penertiban terminal liar juga melibatkan unsur Poldasu, Brimob, Satlantas Polrestabes Medan, Satpol PP dan lainnya.

“Penertiban yang kita lakukan hari ini untuk menindaklanjuti instruksi Pak Wali (Dzulmi Eldin). Beliau ingin seluruh terminal liar ditertibkan karena menjadi salah satu pemicu terjadinya kemacetan di Kota Medan. Dari penertiban yang kita lakukan hari ini, sebanyak 54 terminal liar telah kita tertibkan,” kata Kadis Perhubungan Kota Medan, Renward.

Usai melakukan penertiban, pihaknya akan kembali melakukan pengawasan untuk memastikan terminal liar yang sudah ditutup tidak beropertasi kembali. “Apabila dalam pengawasan ternyata mereka beroperasi kembali, maka kita tindak sesuai dengan peraturan dan ketentuan berlaku,” tegasnya.

Selain penertiban terminal liar di sepanjang Jalan Sisingamangaraja, penertiban juga dilakukan terhadap pedagang makanan dan minuman yang berjualan di badan jalan. Sehingga menyebabkan kesemrawutan dan mengganggu kelancaran arus keluar masuk angkutan dalam terminal.

Kapoldasu Brigjen Pol Agus Andrianto usai mengikuti penertiban lapak pedagang di TTA mengatakan, mendukung penuh penertiban yang dilakukan, baik terminal liar sepanjang Jalan Sisingamangaraja maupun lapak pedagang di Terminal Terpadu Amplas. Sebab, penertiban yang dilakukan ini mendukung salah satu program 100 harinya menjabat Kapoldasu yakni mengatasi kemacetan.

“Berdasarkan identifikasi yang telah dilakukan, salah satu pemicu kemacetan yang terjadi di Kota Medan adalah kehadiran terminal liar dan menjamurnyua pedagang kaki lima di seputaran pasar tradisionil. Untuk itu saya besertaa jajaran akan terus mendukung Pemko Medan dalam menertibkan terminal liar maupun pedagang kaki lima,” ungkapnya. (eza)

Comments

Komentar