Beranda METRO Revitalisasi Pasar Kampung Lalang, Hanya Anggaran Penampungan Sementara Yang Ditampung

Revitalisasi Pasar Kampung Lalang, Hanya Anggaran Penampungan Sementara Yang Ditampung

BERBAGI
Pasar Kampung Lalang.
Pasar Kampung Lalang.

akses.co – Anggaran revitalisasi Pasar Kampung Lalang tidak dianggarkan dalam APBD Kota Medan 2018. Alasannya, proyek sebesar Rp26 miliar itu masih bermasalah.

Saat ini Pemko Medan masih menunggu hasil audit Inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan. Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang Kota Medan, Benny Iskandar menjelaskan, mereka hanya menganggarkan pembangunan penampungan sementara. “Anggaran revitalisasinya tidak ada. Yang dianggarkan hanya untuk penampungan sementara,” ungkap Benny, Kamis (1/3/2018).

Benny menjelaskan, anggaran revitalisasi tersebut akan ditampung di dalam P – APBD Kota Medan 2018.

“Itu disebabkan proyek inikan bermasalah. Makanya tunggu clear dulu semua, termasuk pemeriksaan atas pekerjaan itu baru dianggarkan lagi di P – APBD. Apalagi mereka sudah mengambil uang panjar 5%,” katanya.

Dia menjelaskan, kontrak kerja sama PT Budi Mangun KSO selaku pelaksana proyek akan diputuskan untuk kemudian ditunjuk kontraktor baru melalui proses tender untuk melanjutkan pembangunan tersebut.

“Pelaksana yang sekarang akan diputus kontraknya. Nanti akan dilelang lagi untuk pembangunan pasar ini. Itu pun dengan catatan tunggu clear dulu pemeriksaan atau audit atas pekerjaan tersebut. Akan dihitung dan dilihat lagi sudah berapa progres (pekerjaan),” katanya.

Disinggung adanya informasi bahwa Pemko akan menggandeng perbankan untuk kelanjutan pembangunan pasar itu melalui skema Memorandum of Understanding (MoU), Benny tidak mengetahuinya. “Belum ada arahan pimpinan soal itu. Saya pun tidak mengetahuinya. Lagian kalau menjalin MoU lagi dengan pihak ketiga, tentu makan waktu lagi. Menjalin kesepahaman itukan bukan gampang, ada proses lagi nantinya,” pungkasnya.

Ketua Persatuan Pedagang Pasar Kampung Lalang, Erwina Pinem sebelumnya mempertanyakan apakah memang tidak ditampung Pemko anggaran pembangunan pasar mereka. “Jadi gimanalah nasib kami ini. Kalau memang tidak dianggarkan gimana mau dibangun dan selesai pasar kami,” jelasnya.

Pedagang mengaku sudah kehabisan kata-kata menyikapi lambatnya pembangunan Pasar Kampung Lalang. Selain tanggung jawab Pemko Medan, mereka menuding DPRD tidak komitmen membantu pedagang. “Kami (pedagang) sudah ditipu dengan anggota dewan yang terhormat itu. Selalu diundang RDP tapi hasilnya nol semua. Semua sandiwara saja,” tegasnya. (eza)

Comments

Komentar