Beranda METRO Ratna Sitepu: Polisi Bongkar Papan Reklame Bukti Satpol PP Tak Mampu

Ratna Sitepu: Polisi Bongkar Papan Reklame Bukti Satpol PP Tak Mampu

BERBAGI
Anggota DPRD Kota Medan, Ratna Sitepu. (akses.co/Din)
Anggota DPRD Kota Medan, Ratna Sitepu. (akses.co/Din)

akses.co – Anggota Komisi A DPRD Kota Medan, Ratna Sitepu, mengaku heran dengan penertiban papan reklame bermasalah belakangan ini di Kota Medan. Di mana sejatinya tupoksi itu dipegang oleh Satpol PP Kota Medan, namun belakangan ini, tugas itu dikerjakan oleh Poldasu.

“Dengan diambil alihnya tugas Satpol PP dalam menegakkan Perda Reklame, menunjukkan Wali Kota Medan tidak mampu membersihkan inti kota dari image hutan reklame. Ini kan pekerjaan setahun yang lalu, kenapa belum tuntas juga?,” ungkapnya, Selasa (30/10/2018).

Ratna Sitepu menambahkan kepolisian itu bertugas melindungi dan mengayomi masyarakat. Masih banyak penyakit masyarakat di Kota Medan yang butuh perhatian dari polisi.

“Perda-perda yang ada itu cenderung untuk satu kelompok. Contohnya Perda Reklame. Dari Perda itu muncul lah 13 zona larangan. Ini saja belum selesai dikerjakan, anehnya muncul Perda baru. Perda ini milik Pemerintah Kota Medan, harusnya lembaga ini lah yang menegakkan Perdanya, bukan jenderal bintang dua. Itu kan bukan tupoksinya Polisi,” paparnya.

Ketua Fraksi Hanura itu menduga adanya tarik menarik kepentingan dalam penertiban papan reklame bermasalah yang sedang dilaksanakan Pemko Medan itu. Sebab, hanya papan reklame berukuran kecil saja yang ditertibkan. Sementara papan reklame berukuran besar di zona terlarang masih tegak berdiri sampai saat ini.

“Jangan sampai muncul ketidak percayaan pengusaha kepada Pemko Medan. Kalau mau tegas, ya tegas lah sesuai aturan. Saya menduga, di internal organisasi P3I sekarang sudah ada konflik. Sebab ada material papan reklame milik oknum tertentu masih tegak berdiri. Sementara yang lainnya ditertibkan,” pungkasnya. (din)

Comments

Komentar