Beranda METRO PGN Telah Pasang 3000 Instalasi Jargas

PGN Telah Pasang 3000 Instalasi Jargas

BERBAGI
Sales Area Head Medan, Saeful Hadi. (Foto istimewa)
Sales Area Head Medan, Saeful Hadi. (Foto istimewa)

akses.co – Dari total 10.000 Jaringan Gas Rumah Tangga (Jargas) di Kota Medan dan Deli Serdang, Perusahaan Gas Negara (PGN) telah memasang instalasi penyambungan distribusi Jargas ke 3000 rumah di Kota Medan.

Diketahui, dari 10.000 Jargas itu, dibagi ke dalam dua wilayah diantaranya 5000 Jargas di Kota Medan dan 5000 Jarga di Kabupaten Deli Serdang.

Sales Area Head Medan, Saeful Hadi mengungkapkan penyambungan pipa gas ke rumah-rumah penduduk yang dipasang secara gratis itu telah terpasang 3000 rumah di Kota Medan. Direncanakan, tahun depan, masyarakat Kota Medan dan Deli Serdang sudah bisa menikmati layanan gas tersebut.

“Sosialisasi terkait keamanan penggunaan Jargas itu sudah kita lakukan sebelumnya kepada mayarakat,” ungkapnya saat konperensi pers di Kantor PGN Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (26/09/2018).

Untuk mengantisipasi terjadinya gangguan dalam penggunaan Jargas itu, Saeful Hadi mengingatkan kepada masyarakat untuk mengecek tingkat kebocoran pipa gas di rumah dengan cara menggunakan air sabun di pipa yang terindikasi terjadinya kebocoran.

Untuk mengindikasikan terjadinya kebocoran, akan tercium bau odoran. Karena gas itu sifatnya tidak berbau, makanya dicampur dengan odoran biar berbau saat terjadi kebocoran.

“Dimana ada indikasi yang pipa yang bocor, oleskan saja dengan sabun cair. Sabun cair itu akan bergelembung bila terjadi kebocoran. Setelah itu, tutup saja keran penyambungan pipa gas yang terdapat di dekat meteran gas dan di dekat kompor. Setelah itu, silahkan menghubungi call center layanan Jargas 1500645,” jelasnya.

Lebih lanjut Saeful Hadi menambahkan penggunaan Jargas jauh lebih hemat dibandingkan dengan penggunaan tabung gas LPG. “Minimal, penggunaan Jargas itu 4 meter kubik per bulan. Harga per meter kubik ini kurang dari Rp 3000. Rata-rata penggunaannya itu sekitar 20 meter kubik per bulan. Berarti, sekitar Rp 60.000 per bulan. Itupun sudah lumayan banyak penggunaannya,” paparnya. (din)

Comments

Komentar