Beranda METRO Peringatan Hari Thalasaemia Se Dunia Digelar Di RS USU

Peringatan Hari Thalasaemia Se Dunia Digelar Di RS USU

BERBAGI
(Foto: Humas USU)
(Foto: Humas USU)

akses.co – Diperkirakan di Indonesia, tidak kurang dari 15 juta orang pembawa sifat thalasaemia. Data terbaru menjelaskan bahwa pada tahun 2012 telah diindikasikan 4.896 penyandang thalasaemia mayor dan di tahun 2017 menjadi 8.616. Peningkatan ini disebabkan oleh minimnya pengetahuan masyarakat.

Hal itu terungkap dalam peringatan Hari Thalasaemia se dunia yang digelar di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara, Sabtu (12/05/2018). Acara peringatan itu dibuka Direktur Umum, SDM dan Keuangan RS USU dr Dewi Indah Sari Siregar, Mked (ClinPath),SpPK dan dihadiri antara lain Ketua Yayasan Thalasaemia Indonesia Sumut dr Ariyati Yosi, SpKK, mewakili Direksi RS Adam Malik Medan, para donatur bagi para penderita thalasaemia serta ratusan anak penderita thalasaemia.

Menurut dr Dewi Indah Sari Siregar, RS USU sangat mendukung penuh kegiatan yang berlangsung dua hari itu yakni Sabtu hingga Minggu. Pada kesempatan itu dr Dewi Indah Sari Siregar mengingatkan para orangtua yang anaknya menderita thalasaemia untuk tidak bosan dalam merawat anaknya karena sudah banyak informasi yang dapat diperoleh para orangtua untuk bagaimana merawat anaknya dengan baik dan benar.

Sementara dr. Rahayu Saat, SpA dalam sambutannya menyatakan, kegiatan hari thalasaemia itu antara lain diisi dengan testimoni mewakili penyandang, penyerahan buku literasi thalasaemia, donor darah, seminar dan pelepasan balon serta lomba mewarnai serta dongeng bersama. Acara diakhiri dengan pelepasan balon di halaman depan RS USU.

Untuk diketahui thalasaemia adalah suatu kelainan darah yang terdapat di banyak negara di dunia. Orang dengan thalasaemia trait/pembawa sifat thalasaemia adalah orang-orang yang sehat tetapi dapat menimbulkan thalasemia mayor atau thalasaemia minor kepada anak-anak mereka. Keadaan tersebut muncul bila terjadi perkawinan antar sesama pembawa sifat, yaitu ayah dan ibu.

Yayasan Thalasaemia Indonesia (YTI) cabang Sumut mencatat data penyandang thalasaemia di Medan pada tahun 2011 sampai dengan April 2014 berjumlah 113 orang. (hms)

Comments

Komentar