Beranda METRO Pengurusan Izin Semakin Tidak Efisien Sejak Dinas PMPTSP Dikendalikan Purnama Dewi

Pengurusan Izin Semakin Tidak Efisien Sejak Dinas PMPTSP Dikendalikan Purnama Dewi

BERBAGI
Suasana Kantor Dinas PMPTSP Kota Medan.
Suasana Kantor Dinas PMPTSP Kota Medan.

akses.co – Kinerja staf Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Medan di bawah kepemimpinan Purnama Dewi semakin menurun. Masyarakat semakin menunjukkan ketidakpuasan.

Hal ini berdasarkan pengakuan masyarakat yang mengurus izin, terutama Izin Mendirikan Bangunan. Walaupun permohonan izin dimasukan sudah berbulan – bulan izin tidak juga selesai. Seperti yang diungkapkan, Yusran Amansyah Lubis, warga Kecamatan Medan Johor. Menurut mantan anggota DPRD Medan ini, dirinya sudah hampir sebulan mengajukan permohonan IMB. Namun, sampai saat ini tidak juga selesai. “Saya sudah lima kali bolak balik kemari. Selesai tidak juga padahal seluruh persyaratan yang dilampirkan dalam formulir sudah dipenuhi. Alasannya, kurang berkas. Inikan aneh, semua persyaratan dipenuhi, tapi tetap kurang,” tegasnya kepada akses.co, Senin (2/4/2018).

Dia mencontohkan, izin kerapatan rumah. Hal ini tidak dilampirkan dalam form permohonan. Tapi, harus dilampirkan dalam permohonan. Seharusnya ini dimasukan dalam form. Sehingga masyarakat tahu dengan jelas. “Harus dilampirkan, tapi tidak disebutkan. Harusnya dilampirkan. Jadi, masyarakat tahu dan paham,” ungkapnya.

Berdasarkan pengalamannya ini pembentukan pelayanan terpadu satu pintu semakin tidak efisien. Sebab, proses perizinan bukan semakin cepat, tapi semakin lambat. Padahal sebelumnya tidak seperti itu. “Dulu kalau berkas sudah lengkap, izin dua minggu sudah selesai. Sekarang sebulan pun tidak siap-siap. Percuma saja. Makin tidak efisien. Percuma saja masyarakat disuruh melek tekhnologi, pelayan masyarakatnya tidak paham. Percuma saja, banner -banner dipasang. Kalau tetap manual juga,” tambahnya.

Politisi Demokrat ini juga semakin kecewa dengan staf yang melayani masyarakat memiliki urusan di instansi tersebut. Dimana, pelayanan diberikan tidak maksimal. “Kalau berkas kita tidak ditanggapi itu mungkin sudah biasa. Ini senyum pun payah. Jadi, cemana lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Medan dari Fraksi PPP, Irsal Fikri mengungkapkan, dirinya akan menyampaikan kepada kadis dan sekretaris dinas tersebut secara langsung agar persoalan ini segera ditangani. “Nanti akan saya sampaikan agar kondisinya tidak seperti ini,” ucapnya. (eza)

Comments

Komentar