Beranda METRO Penanganan Banjir Rob, Narkoba dan Pendidikan Belum Maksimal

Penanganan Banjir Rob, Narkoba dan Pendidikan Belum Maksimal

BERBAGI

akses.co – Masalah banjir rob, peredaran narkoba dan pendidikan menjadi fokus utama laporan reses II tahun 2017 DPRD Kota Medan khusus di Daerah Pemilihan (Dapil) V diantaranya Belawan, Medan Labuhan, Medan Deli dan Medan Marelan.

Hal itu terungkap saat rapat paripurna istimewa DPRD Kota Medan dalam laporan pelaksanaan Reses II tahun 2017 di gedung DPRD Kota Medan, Rabu (25/10).

Mewakili anggota DPRD Kota Medan dari Dapil V, Muhammad Nasir mengungkapkan pihaknya menekankan kepada Walikota Medan, Drs Dzulmi Eldin dan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) jajaran Pemko Medan untuk dapat menindaklanjuti laporan reses II Tahun 2017 DPRD Kota Medan. Diharapkan seluruh masalah dapat diakomodir dan dilakukan penanganan secara kontiniutas sehingga pembangunan di Kota Medan berjalan lancar.

“Masalah infrastruktur dan drainase masih menjadi momok dan butuh perhatian serius. Pemko Medan juga diminta untuk minimalisir banjir rob, dengan melanjutkan pembangunan penembokan air. Akibat banjir rob di Belawan, banyak infrastruktur jalan rusak dan masyarakat banyak kehilangan harta benda akibat air rob,” ungkapnya.

Selain itu, peredaran narkoba begitu berbahaya terutama di kawasan Medan Utara yang tidak tersentuh. Pemko Medan diminta bersama aparat mengatasi narkoba. “Maraknya begal membuat banyak masyarakat resah. Untuk itu, pemko diminta bekerjasama dengan kepolisian untuk mengatasi begal dengan mengaktifkan kembali siskamling,” jelasnya.

Selanjutnya, dikatakannya, rendahnya tingkat pendidikan daerah pesisir terkhusus Medan Utara membuat masyarakat Medan Utara banyak berpendidikan rendah. “Untuk itu, diharapkan agar program beasisiwa untuk keluarga yang tak mampu.
Dinas pertamaman diminta segera memperbaiki lampu jalan di young panah hijau karena kerap timbulkan tondak kejahatan,” pungkasnya. (din)

Comments

Komentar