Beranda METRO Pansus LKPJ Akan Soroti Penggunaan Anggaran Tak Tepat Sasaran

Pansus LKPJ Akan Soroti Penggunaan Anggaran Tak Tepat Sasaran

BERBAGI
Rapat paripurna RAPBD Kota Medan 2018 di gedung DPRD Kota Medan. (akses.co/din)
Rapat paripurna RAPBD Kota Medan 2018 di gedung DPRD Kota Medan. (akses.co/din)

akses.co – DPRD Kota Medan akan menyoroti penggunaan anggaran yang tak tepat sasaran dan akan melakukan evaluasi penggunaan anggaran tersebut.

Ketua DPRD Kota Medan, Hendry Jhon Hutagalung mengungkapkan DPRD Kota Medan akan menyoroti penggunaan anggaran yang kurang tepat sasaran oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan sekaligus sebagai bahan evaluasi.

“Kinerja penyerapan anggaran dan penggunaannya memang menjadi fokus utama pembahasan Pansus nantinya,” ungkapnya usai mengikuti rapat paripurna DPRD Kota Medan tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir tahun anggaran 2017 di gedung DPRD Kota Medan, Senin (9/4/2018).

Henry Jhon menambahkan DPRD Kota Medan memiliki waktu hampir dua pekan untuk membahas dan mengevaluasi LKPJ yang telah disampaikan itu, melalui Panitia Khusus (Pansus) LKPJ.

“Pansus yang dibentuk akan membahas secara komprehensif sehingga bisa melahirkan masukan-masukan untuk perbaikan ke depan,” harapnya.

Pansus kemudian akan menyampaikan laporan hasil pembahasan melalui rapat paripurna internal dewan pada 23 April mendatang yang kemudian akan diputuskan sejumlah rekomendasi yang akan disampaikan ke Pemko. Rekomendasi dan hasil evaluasi tersebut akan disampaikan dewan ke pihak Pemko sehari setelahnya melalui rapat paripurna istimewa.

Walikota Medan, T Dzulmi Eldin mengungkapkan sejumlah harapan kepada DPRD Kota Medan dalam membahas LKPJ tersebut.

Eldin mengakui, selain sejumlah kinerja positif dalam pelaksanaan pemerintahan, khususnya pengelolaan anggaran, Pemko Medan juga masih menghadapi sejumlah kendala. “Salah satunya adalah keterbatasan anggaran,” paparnya.

Untuk itu, pihaknya berharap, DPRD Kota Medan melalui Pansus yang dibentuk untuk membahas LKPJ tersebut dalam mengevaluasi dan memberi masukan terkait sektor-sektor yang diprioritaskan dalam penggunaan anggaran. “Rekomendasi dari dewan ini akan kami gunakan dalam menyusun anggaran untuk 2019 mendatang,” ungkapnya.

Selain itu, untuk menghindari pelaksanaan anggaran yang kurang tepat sasaran, juga dilakukan evaluasi kinerja secara berkala. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kemungkinan pemborosan atau kurang tepat sasaran dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Kota Medan juga masih menghadapi tantangan yang membutuhkan solusi yang terpadu pada masa mendatang. Diantaranya mewujudkan tertib dan kenyamanan lalu lintas seiring dengan bertambahnya moda transportasi, di samping terus mendorong peremajaan dan pengembangan sistem angkutan massal yang lebih baik pada masa mendatang,” paparnya.

Selain itu, pembenahan, penataan, dan pemberdayaan terhadap pasar-pasar tradisional masih membutuhkan percepatan pembangunan ekonomi masyarakat, sekaliigus kompetitif , dengan berbagai skema pembiayaan yang dapat dikombinasikan.

“Dalam hal inilah yang kami harapkan ada evaluasi dan masukan dari dewan untuk perbaikan pengelolaan anggaran demi memajukan Kota Medan ke depan,” ungkapnya. (din)

Comments

Komentar