Beranda METRO Ormas Islam Kota Medan Kecam Penyerangan Di Mapoldasu

Ormas Islam Kota Medan Kecam Penyerangan Di Mapoldasu

BERBAGI
Ormas Islam Kota Medan menandatangani pernyataan sikap sebagai bentuk kecaman terhadap penyerangan Mapoldasu, Minggu (25/6/2017) di hadapan Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin. (AKSESDOTCO/eza)
Ormas Islam Kota Medan menandatangani pernyataan sikap sebagai bentuk kecaman terhadap penyerangan Mapoldasu, Minggu (25/6/2017) di hadapan Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin. (AKSESDOTCO/eza)

AKSESDOTCO – Ormas Islam di Kota Medan menyesalkan sikap penyerangan yang dilakukan kelompok Jemaat Ansharut Daulah (JAD) di Mapoldasu, Minggu (25/7/2017). Akibat penyerangan tersebut salah satu personil kepolisian yang sedang berjaga, Ipda M Sigalingging meninggal.

Pernyataan sikap ini disampaikan ormas islam di sela – sela acara Dzikir dan Doa Pemko Medan di Lapangan Merdeka, Selasa (4/7/2017). Adapun ormas yang mengecam aksi penyerangan tersebut yakni, MUI Kota Medan, Keluarga Besar Al Jami’atul Wasliyah Kota Medan, Keluarga Besar Muhammadiyah Kota Medan, Nahdatul Ulama Kota Medan, Al -Ittihadiyah Kota Medan, Majelis Sillaturahmi Ustadz/Ustadzah Kota Medan, IPHI Kota Medan, Forum KBIH Kota Medan, Pimpinan BKMT kota Medan dan Al Hidayah Kota Medan.

Ada empat poin yang disampaikan para ormas islam tersebut. Pertama, sangat menyesalkan aksi penyerangan tersebut. Aksi tersebut digolongkan pada tindakan tidak beradab dan berperikemanusiaan. “Kedua, kami minta pihak kepolisian menjadikan musibah ini untuk lebih mawas diri dan mengambil tindakan tegas. Sehingga aksi penyerangan tidak terjadi lagi di Kota Medan,” ungkap Ketua Majelis Sillaturahmi Ustad/Ustadzah Kota Medan, Sangkot Saragih mewakili para ormas lainnya.

Sedangkan ketiga, pihaknya para tokoh agama turut meningkatkan pengawasan terhadap kegiatan-kegiatan yang dapat menganggu ketenangan dan ketertiban masyarakat. Selain itu, aktif menjalin kerjasama dengan lurah, Babin Kantimbas, Babinsa dan kepling mengawasi adanya warga yang mencurigakan. “Terakhir, mendukung penegakan supremaasi hukum yang dilakukan pemerintah dan Polri demi terjaganya ketertiban dan keamanan di tengah-tengah masyarakat dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkapnya.

Usai membacacakan pernyataan sikap, masing-masing perwakilan ormas islam Kota Medan kemudian menandatangani pernyataan sikap tersebut. Setelah selesai, Ketua MUI Kota Medan, Mohammad Hatta menyerahkan pernyataan sikap itu kepada Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin didampingi Wakil Wali kota Medan, Akhyar Nasution Kapolretabes Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho, Dandim 0201/BS, Kol Inf Bambang Herqutanto, Kapolres Belawan, AKBP Yemi Mandagi, Dandenpom 1/5 Medan, Letkol Mar Abdi Zuna Tambunan, serta Wakil Ketua DPRD Medan, Iswanda Nanda Ramli.

Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin mengungkapkan, Kota Medan merupakan kota yang dianugrahi keindahan perbedaan oleh Allah SWT. Dikatakannya, ibarat pelangi, peberdaan itu jangan dipaksakan untuk disatukan, sebab dalam keindahan itu ada keindahan yang bisa dilihat dan dirasakan. “Jika kita mencoba mengacak-acak perbedaan tersebut, hanya akan melahirkan kekacauan. Bahkan, pelangi indah karena adanya perbedaan warna-warni di dalam lengkungan sinarnya. Jadi mari jadikan momentum Hari Ulang Tahun Kota Medan ini sebagai kesempatan untuk membina, mempererat dan memperkuat ikatan persaudaraan dan kesatuan antar masyarakat Kota Medan,” tegas Eldin dihadapan ribuan umat islam Kota Medan yang hadir.

Untuk itu dirinya meminta seluruh warga harus bersatu-padu membangun persatuan dan kesatuan demi menjaga keutuhan kota yang dibangun Guru patimpus ini. Dia juga berharap agar kerjasama yang telah terjalin cukup erat antara Pemko Medan dengan seluruh masyarakat akan lebih ditingkatkan lagi pada amsa mendatang. “Insya Allah Medan akan menjadi rumah kita bersama yang aman dan nyaman untuk dihuni bersama,” ungkapnya. (eza)

Comments

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here