Beranda METRO Normalisasi Drainase Jalan Sisingamangaraja Berlanjut

Normalisasi Drainase Jalan Sisingamangaraja Berlanjut

BERBAGI

akses.co – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan melanjutkan normalisasi drainase di Jalan Sisingamangaraja Medan, Rabu (21/3/2018). Selain mengatasi penyumbatan dan pendangkalan yang telah lama terjadi serta dikeluhkan warga, drainase dilakukan sebagai upaya antisipasi terjadinya genangan air setiap kali hujan deras turun.

Normalisasi drainase dipimpin langsung Plt Kabid Drainase Dinas PU Kota Medan Edi Zalman. Dikatakannya, normalisasi dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan warga sekitar. Sebab, sudah lama drainase tidak pernah dinormalisasi sehingga menyebabkan terjadinya penyumbatan dan pendangkalan cukup parah.

“Akibat penyumbatan dan pendangkalan, drainase tidak berfungsi dengan baik. Sehingga setiap kali hujan deras turun, drainase yang ada tidak bisa lagi menampung debit air. Alhasil air meluap dan menggenangi jalan maupun urmah warga. Kondisi ini sudah lama terjadi, warga pun minta dilakukan normalisasi,” kata Edi Zalman.

Guna mendukung kelancaran proses normalisasi, Edi Zalman pun menurunkan satu unit mobil penyedot lumpur, sejumlah truk serta puluhan petugas. Untuk menormalisasi drainase, para pekerja terpaksa mengangkat dulu penutup beton yang menutupi permukaan drainase. Setelah itu para pekerja memasuki drainase dan melakukan pengorekan dengan menggunakan cangkul maupun penggaruk.

Selanjutnya untuk memaksimalkan pengorekan, Edi Zalman pun menginstruksikan anggotanya melakukan penyedotan dengan menggunakan mobil penyedot lumpur. Seluruh lumpur bercampur sampah hasil pengorekan kemudian dibersihkan dengan mengangkutnya menggunakan truk.

“Sesuai perintah Pak Wali kota, setiap kali normalisasi drainase jangan menyisakan lumpur maupunsampah di pinggir drainase agar masyarakat sekitar tidak terganggu,” jelasnya.

Edi Zalman memaparkan, normalisasi drainase terus dilakukan. Sebab, pihaknya telah menginventarisir titik-titik drainase yang akan dinormalisasi selanjutnya, terutama yang selama ini menjadi pemicu terjadinya genangan air maupun banjir.

“Di samping itu kita juga langsung merespon keluhan warga terkait penyumbatan dan pendangkalan drainase,” paparnya.(eza)

Comments

Komentar