Beranda METRO Nekat Curi Ford Everest Milik Anggota Polri, Hermanto dan Irwanto Kena Dor

Nekat Curi Ford Everest Milik Anggota Polri, Hermanto dan Irwanto Kena Dor

BERBAGI
Ilustrasi pistol. (int)
Ilustrasi pistol. (int)

akses.co – Hermanto (37) warga Jalan Marindal, Lorong Wakaf dan Irwanto (28) warga Jalan PTP Pasar XII Patumbak benar-benar nekat. Pasalnya kedua maling ini mencuri mobil Ford Everest milik personel Polri Iptu Tuchfat Lubis yang pernah bertugas di Satlantas Polrestabes Medan.

Akibatnya, kedua pelaku merasakan panasnya timah panas saat ditangkap Unit Reskrim Polsekta Patumbak. Informasi yang diperoleh Rabu (23/8) siang menyebutkan aksi pencurian itu terjadi di rumah Iptu Tuchfat Lubis di Jalan Pertahanan, Lorong Bakti, Kecamatan Patumbak pada Jumat (28/7) lalu.

Kapolsekta Patumbak Kompol Afdhal Junaidi mengatakan bahwa penangkapan terhadap 2 tersangka bermula dari laporan korban pencurian mobil milik Tuchfat Lubis yang tak lain anggota Polri.

“‎Pencurian mobil itu terjadi Jumat (28/7) lalu, saat hendak pergi bekerja ke kantornya, korban mendapati mobil jenis Ford Everest yang sebelumnya di parkirkan didepan rumah korban tidak ada lagi,” sebut Afdhal.

Akibat pencurian itu, Afdhal mengatakan, korban bukan hanya ‎kehilangan mobil, namun 6 butir peluru jenis S&W kaliber 38, handphone dan dokumen penting yang disimpan korban didalam mobil turut digasak pelaku.

“Setelah menerima laporan ini, kita mendapati identitas pelaku, kemudian melakukan penangkapan,‎ tersangka Hermanto sudah menjadi target kita, ia ditangkap di rumahnya sedang tidur,” kata Afdhal.

Dalam penangkapan terhadap Hermanto, jelasnya, anggota mengamankan barang bukti 1 handphone dan tas sandang milik korban. Tak lama berselang, polisi juga membekuk tersangka Irwanto di rumahnya, dengan barang bukti 1 unit mobil Daihatsu Xenia.

“Saat dilakukan pengembangan untuk mencari pelaku lainnya di kawasan Garapan Marelan, tersangka melarikan diri ‎dan oleh personel diberikan tindakan tegas terukur ditembak di kakinya,” ujarnya.

Kedua tersangka yang roboh bersimbah darah lalu dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara. Usai penangkapan polisi masih terus melakukan pengembangan untuk mengejar komplotan spesialis pencuri roda empat ini.

Pasca menangkap 2 orang tersangka spesialis pencuri mobil, Polsekta Patumbak yang melakukan pemeriksaan mendapati kalau komplotan ini telah beraksi mencuri mobil di 16 TKP berbeda di Medan sekitarnya.

“Dari pemeriksaan tersangka ini telah beraksi mencuri mobil di 16 TKP, itu terjadi di tahun 2016 hingga sekarang, kita masih dalami lebih lanjut,” terangnya.

Ia menguraikan adapun sejumlah lokasi pencurian mobil yang dilakukan komplotan pencuri mobil ini yakni di ‎wilayah hukum Polsek Patumbak sebanyak 5 kali beraksi, mencuri 2 unit mobil Pick Up L 300 dan mobil Taft di wilayah hukum Polsekta Percut Sei Tuan.

Kemudian di wilayah Polsekta Sunggal 1 kali mencuri mobil Pick Up L300, dan hal yang sama juga terjadi di wilayah Polsekta Helvetia dan Delitua. “Juga tercatat mereka mencuri mobil 4 kali di wilayah hukum Labuhan Deli,” tandas Afdhal. (did)

Comments

Komentar