Beranda METRO Muhammadiyah: Polemik Masjid Taqwa Polonia Ada Setelah Hermes Berdiri

Muhammadiyah: Polemik Masjid Taqwa Polonia Ada Setelah Hermes Berdiri

BERBAGI
Sekretaris PW Muhammadiyah Sumut, Irwansyah Putra (dua dari kiri), didampingi Ust Zulkarnain (dua dari kanan), Ade Lesmana (kanan) memberikan keterangan pers pada wartawan. (akses.co/rur)
Sekretaris PW Muhammadiyah Sumut, Irwansyah Putra (dua dari kiri), didampingi Ust Zulkarnain (dua dari kanan), Ade Lesmana (kanan) memberikan keterangan pers pada wartawan. (akses.co/rur)

akses.co – Berpuluh tahun keberadaan Masjid Taqwa Polonia Medan, tak pernah sekalipun mendapat gangguan. Namun sejak berdirinya Gedung Hermes Place Jl Mongonsidi (tepat di depan Masjid Taqwa Polonia) barulah ada riak-riak.

Hal itu dikatakan Sekretaris PW Muhammadiyah Sumut Irwansyah Putra dalam keterangan resminya kepada wartawan, Kamis (16/11/2017) di Medan. Dijelaskannya, selama puluhan tahun keberadaan Masjid Taqwa Polonia, tak satupun ada polemik.

“Selama ini tidak ada masalah. Masalah timbul setelah Hermes berdiri. Mulai dari tuduhan pengajian tertutup sampai tuduhan pemalsuan ikrar wakaf. Ini fitnah yang tak berdasar,” kata Irwansyah Putra.

Irwansyah yang lama berkecimpung dan mengisi pengajian di Masjid Taqwa Polonia itu juga menyinggung munculnya gerakan-gerakan baru tak lama Hermes Place berdiri.

“Ada muncul gerakan-gerakan baru meributi Masjid Taqwa Polonia. Yang oknumnya justeru masyarakat tak jauh dari lokasi masjid. Ini aneh. Seolah-olah ada adu domba antara BKM dengan masyarakat yang dilakukan oknum korporasi,” tandas Irwansyah. (rur)

Comments

Komentar