Beranda METRO Modus Lama Beraksi Lagi, Sabar Meringkuk di Jeruji Besi 

Modus Lama Beraksi Lagi, Sabar Meringkuk di Jeruji Besi 

BERBAGI
Markus Simarmata alias Sabar di ruang penyidik Polsek Percut Seituan. (akses.co/did)
Markus Simarmata alias Sabar di ruang penyidik Polsek Percut Seituan. (akses.co/did)

akses.co – Lama tak terdengar kasus pencurian dengan modus pura-pura memukul adik pelaku. Kini Markus Simarmata alias Sabar (22) warga Jalan Perguruan, Lorong Sadar, Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung ini melakukannya.

Markus bersama dua rekannya mendatangi Fahriza Juliansa Lubis (21) warga Jalan Letda Sudjono, Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung yang sedang berada di warnet Ekstrim Jalan Rahayu, Medan Tembung.

Markus langsung menuduh Fahriza bahwa telah memukul adiknya. Padahal sama sekali Fahriza tak mengenal adiknya Markus. Markus mengatakan pada Fahriza “Kau Yang Memukul Adikku Ya”.

Lalu Fahriza menjawab “Bukan Aku Yang Memukul”. Lantas Markus mengajak Fahriza keluar dengan alasan untuk mempertemukan dengan adiknya. Karena takut, Fahriza mengajak operator warnet.

Akhirnya mereka berlima berada di Jalan Rahayu yang hanya berjarak 100 meter dari warnet. Fahriza memarkirkan sepeda motor Suzuki Satria FU BK 3742 AGD di depan rumah warga.

Tiba-tiba Markus memukul Fahriza hingga tersungkur. Sedangkan dua rekan pelaku langsung mengeksekusi motor Fahriza dan membawa kabur. Laporan Fahriza ke Polsek Percut Seituan diselidiki.

Dari penyelidikan Markus ternyata berada di kawasan Jalan Mandala By Pass. Markus tak berkutik saat polisi meringkusnya.

Kapolsek Percut Seituan Kompol Pardamean dalam keterangan persnya, Rabu (10/1/2018) menyebutkan modus pelaku adalah mendatangi korban dan pura-pura berdalih bahwa korban telah memukul adiknya.

“Modus lama. Pelaku pura-pura mengaku pada korban telah memukul adiknya. Lalu korban diajak bertemu dengan adik pelaku. Sampai di tengah jalan pelaku memukul korban lalu dua rekannya bawa kabur sepeda motor. Barang bukti kita amankan 1 kunci letter T. Dua rekan pelaku DPO,” ungkap Kompol Pardamean. (did) 

Comments

Komentar