Beranda METRO Masalah Kesehatan dan Pendidikan Jadi Fokus Pembicaraan di Reses Landen Marbun

Masalah Kesehatan dan Pendidikan Jadi Fokus Pembicaraan di Reses Landen Marbun

BERBAGI
Anggota DPRD Kota Medan dari Dapil V, Landen Marbun menggelar reses di Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Rabu (28/03/2018). (akses.co/din)
Anggota DPRD Kota Medan dari Dapil V, Landen Marbun. (akses.co/din)

akses.co – Masalah kesehatan dan pendidikan masih menjadi momok di kawasan Medan Utara atau di Daerah Pemilihan (Dapil) V Kota Medan. Anggota DPRD Kota Medan dari Dapil V, Landen Marbun pun sangat serius memperhatikan kedua masalah tersebut.

Dalam Reses I tahun 2018 anggota DPRD Kota Medan, Landen Marbun mengungkapkan Pemerintah Kota (Pemko) Medan sudah menggelontorkan anggaran yang cukup besar di bidang kesehatan dan pendidikan.

“Untuk anggaran kesehatan, Pemko Medan telah menganggarkan anggaran sebesar Rp 770 milyar. Ini angka yang fantastis. Pertanyaannya, masih adakah warga Medan Utara yang belum mendapatkan layanan kesehatan,” paparnya dalam reses yang digelar di Blok 12, Lingkungan 8, Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Rabu (28/03/2018).

Landen Marbun menambahkan dengan anggaran sebesar Rp 770 milyar tersebut, Pemko Medan sudah menambahkan kuota Peserta Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan untuk 75.000 warga miskin Kota Medan.

“Selama ini, Pemko Medan sudah memberikan 202000 PBI BPJS Kesehatan dan 2000 diantaranya sudah saya suruh Pak Lurah untuk diberikan kepada warga Medan Utara. Di tahun ini ditambah lagi sebanyak 75.000. saya harapkan, tidak ada lagi warga Medan Utara yang tidak mendapatkan layanan kesehatan,” paparnya.

Selain masalah kesehatan, Landen Marbun mengungkapkan masalah pendidikan di kawasan Medan Utara juga masih sangat memprihatinkan. Untungnya, saat ini Pemko Medan sedang membangun gedung sekolah SMA Negeri di Kecamatan Medan Deli.

“Di Medan Deli sedang dibangun SMA Negeri. Dengan begitu, warga Medan Utara tidak perlu jauh-jauh lagi bersekolah. Selain itu, Islamic Centre juga akan dibangun di kawasan Medan Utara ini. Ini bentuk perhatian Pemko Medan kepada warga Medan Utara,” ungkapnya.

Landen Marbun menambahkan Pemko Medan sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 900 milyar lebih untuk bidang pendidikan. Alokasi anggaran di bidang pendidikan itu merupakan alokasi anggaran yang terbesar dibandingkan anggaran di dinas lain di Pemko Medan.

“Kita harapkan warga Medan Utara pendidikannya tidak lagi tertinggal. Warga Medan Utara harus mampu bersaing,” ungkapnya.

Lurah Sicanang, Julkifli mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya yang sering menggelar reses di kawasan Medan Utara. Dengan begitu, Julkifli menilai Landen Marbun telah banyak mengetahui dan merespon aspirasi warga Medan Utara.

“Salah aspirasi warga adalah masalah kesehatan yang berkaitan dengan masalah kebersihan. Untuk itu, saya minta kepada para warga untuk menjaga lingkungan rumahnya masing-masing. Saya juga menghimbau kepada warga untuk mengikuti program bank sampah. Dengan begitu, kawasan Sicanang ini akan menjadi lebih bersih dan hidup kita menjadi lebih sehat,” paparnya. (din)

Comments

Komentar