Beranda METRO Masalah Banjir Kerap Dilaporkan Warga Saat Reses Dewan

Masalah Banjir Kerap Dilaporkan Warga Saat Reses Dewan

BERBAGI
Anggota DPRD Kota Medan dari Dapil V, Surianto saat menggelar reses I 2018 di Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (31/03/2018).
Anggota DPRD Kota Medan dari Dapil V, Surianto saat menggelar reses I 2018 di Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (31/03/2018).

akses.co – Warga Kelurahan Rengas Pulau mengeluhkan masalah banjir di reses I tahun anggaran 2018 anggota DPRD Kota Medan dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Surianto, di Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (31/03/2018). Permasalahan banjir masih menghantui warga Medan Utara tersebut.

Warga Lingkungan 10 Kelurahan Rengas Pulau, Novi Liana Sari (38) mengungkapkan hujan yang terjadi sekitar dua hari yang lalu, membuat sejumlah kawasan di Medan Marelan tergenang air khususnya di Pasar IV Barat. Akibatnya, aktivitas warga di Kelurahan Terjun dan Kelurahan Rengas Pulau menjadi terganggu.

“Drainase di tempat tinggal kami terlalu kecil. Drainasenya tidak dapat menampung volume air dan kerap menjadi langganan banjir. “Kami minta supaya cepat di atasi. Kasihan kami warga Marelan ini pak,” paparnya saat reses itu.

Sementara itu warga Gang Mushola Lingkungan VII Kelurahan Terjun, Suhendra (34), meminta agar gang tempatnya tinggal di cor kembali. Sebab, kondisinya saat ini sudah cukup parah. “Dulu kan pernah di cor sama Pemko Medan. Tapi sekarang sudah rusak. Saya mewakili warga yang tinggal di Gang Mushola, meminta agar di cor kembali lah gang kami itu. Kalau bagus kan, enak juga dilalui,” ungkapnya.

Warga Kelurahan Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan, M Simamora (38), keluhkan limbah PT KIM I yang mencemari drainase. Setiap pabrik membuang limbahnya, warga terkena dampak aroma bau yang menyengat. Untuk itu lah ia meminta Surianto agar menjadi jembatan ke PT KIM dan menyampaikan keluhan warga.

Menanggapi hal itu, anggota DPRD Kota Medan Surianto, meminta kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan segera menyahuti keluhan warga tersebut. Karena warga Medan Utara sudah cukup resah ketika memasuki musim hujan.

“Penanganan banjir hendaknya jangan ketika musim penghujan saja dilakukan. Tetapi, seharusnya sebelum itu sudah ditangani dengan baik,” paparnya.

Surianto pun berjanji akan meneruskan keluhan warga Medan Utara itu kepada Pemko Medan. Mengingat masih banyak keluhan warga yang belum terealisasi.

“Saya minta warga juga bersabar. Karena semua pengerjaan terkait anggaran. Tapi saya akan terus suarakan agar seluruh permasalahan di Medan Utara bisa cepat teratasi,” pungkasnya. (din)

Comments

Komentar