Beranda METRO Kontingen Sumut Dapat Dukungan dari Pengajian dan Rumah Tahfiz

Kontingen Sumut Dapat Dukungan dari Pengajian dan Rumah Tahfiz

BERBAGI
Pendiri Rumah Tahfiz, Nur Wahid melambaikan tangan ke kamera saat ikut meramaikan dan memberikan dukungannya kepada seluruh peserta di Lapangan Merdeka.
Pendiri Rumah Tahfiz, Nur Wahid melambaikan tangan ke kamera saat ikut meramaikan dan memberikan dukungannya kepada seluruh peserta di Lapangan Merdeka.

akses.co – Ratusan ibu-ibu dari Pengajian Bab Qosikah Medan Perjuangan memberikan dukungan kepada para qari dan qariah asal Sumatera Utara (Sumut) yang bertanding di Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXVII yang digelar di Medan dan Deliserdang, Sumatera Utara 4-13 Oktober 2018.

Dukungan ini disampaikan oleh Perwakilan Pengajian Bab Qosikah Medan Perjuangan Sri Hartati dan Khadijah di sela-sela lomba bidang Tilawah Anak-anak dan Remaja yang digelar di Lapangan Merdeka Medan, Senin (8/10).

“Kami sudah dua hari ini terus hadir ke acara lomba ini untuk mendukung peserta dari Sumut. Apalagi beberapa peserta yang bertanding merupakan anak-anak yang dilatih di Pengajian Bab Qosikah,” ucap Khadijah yang juga merupakan warga Medan Deli tersebut.

Lebih dari 150 orang dari pengajian Bab Qosikah yang ikut memberikan dukungan kepada Nur Azlin dan Ikhsan saat tampil di panggung MTQN. “Mereka yang tampil, kami yang merinding. InsyaAllah peserta Sumut maju ke final,” ucapnya.

Bukan hanya memberikan dukungan kepada Nur Azlin dan Ikhsan, para kaum ibu-ibu itu juga mendukung Adnan Tumanggor, peserta tilawah putra kategori remaja, kemudian Aqshal Zilham untuk bidang Tartil tingkat putra anak-anak dan Salsabila Qolilatulrahmah pada tingkat tartil putri anak-anak.

“Semuanya merupakan dari Bab Qosikah. Tak hanya mereka, semua kontingen Sumut harus kita dukung. Apalagi daerah kita ini memang terkenal dengan daerah penghasil qari dan qariah internasional,” sebut Sri Hartati, Warga Medan Petisah.

Bagi mereka, suatu kehormatan Sumut menjadi tuan rumah MTQN. “Tingkat kecamatan saja kami tonton. Apalagi tingkat nasional. Nanti kalau maju ke final, kita akan kerahkan massa lebih banyak untuk nonton peserta asal Sumut,” ucapnya.

Rumah Tahfiz

Selain dari pengajian, dukungan untuk kontingen Sumut juga didapat dari Rumah Tahfiz Nur Wahid. Dengan duduk di kursi, pendiri rumah tahfiz ini sengaja datang melihat perlombaan untuk memberikan dukungan kepada para peserta asal Sumut. Ia datang bersama hafiz-hafiz binaannya.

“Saya datang untuk melihat para peserta, memberikan dukungan kepada mereka. Saya juga baru selesai keliling beberapa lokasi lomba. Pesertanya bagus-bagus,” ucap Wahid, mantan Qari Internasional tersebut.

Jika bukan karena sakit, Wahid juga tampil sebagai Dewan Hakim di ajang ini. “Meskipun Dewan Hakim, dukungan saya tetap untuk seluruh peserta agar tampil maksimal,” ucapnya. (aks/mtqn)

Comments

Komentar