Beranda METRO Kasus Suket, Panwas Deliserdang bakal Panggil Djarot

Kasus Suket, Panwas Deliserdang bakal Panggil Djarot

BERBAGI
Djarot saat silaturahmi bersama para pemilih pemula di Kelurahan Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (25/3/2018), Djarot memikat mereka dengan menunjukkan Suket (Surat Keterangan). (int)
Djarot saat silaturahmi bersama para pemilih pemula di Kelurahan Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (25/3/2018), Djarot memikat mereka dengan menunjukkan Suket (Surat Keterangan). (int)

akses.co – Calon Gubernur Sumatera Utara Djarot Syaiful Hidayat segera dipanggil untuk diperiksa oleh Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Deliserdang terkait pembagian 2.000 Surat Keterangan (Suket) di Kab. Deliserdang.

Karenanya Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Deliserdang mengapresiasi langkah tegas dan sigapnya Panwaslih Deliserdang.

Rencana pemanggilan Djarot ini setelah pihak Panwaslih Deliserdang melakukan pemeriksaan terhadap Koordinator Relawan Wong Cilik Martin  Simanungkalit yang merupakan inisiasi pembagian Suket, Sabtu (31/3) di ruangan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Panwaslih Deliserdang.

Jadwal pemeriksaan ini pihak Panwaslih Deliserdang semestinya juga memeriksa Wakil Ketua DPRD Deliserdang dari Fraksi Partai PDI Perjuangan Apoan Simanungkalit, namun Apoan tidak dapat hadir berhubung sakit.

“Pemeriksaan hari ini mulai pukul 16:30, hari ini hanya Koordinator Relawan Wong Cilik Martin yang hadir seharusnya dua orang, namun Apoan Simanungkalit, berhalangan hadir karena sakit,” kata Ketua Panwaslih Deliserdang Asman Siagian Sabtu (31/3).

Menurut Asman, pemanggilan terhadap Djarot sangat mungkin terjadi, setelah pihaknya menarik kesimpulan ada tidaknya unsur pelanggaran yang dilakukan. “Dari hasil pemeriksaan ini baru dapat kita simpulkan. Ya mungkin setelah ada kesimpulan ke luar tidak menutup kemungkian Djarot akan kita panggil untuk dilakukan pemeriksaan. Tapi kita masih mengumpulkan penguatan-penguatan terlebih dahulu,” katanya.

Asman menyebutkan, pemeriksaan ini bermula adanya laporan warga atas nama Muhammad Anggara Putra ke pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut. Kemudian Bawaslu Sumut melimpahkan laporan tersebut kepada Panwaslih Deliserdang. Pemeriksaan terhadap pelapor sudah dilakukan pada Jumat (30/3).

Sementara menanggapi kasus ini Ketua KNPI Deliserdang H. Munawir Fuady Hasibuan yang akrab disapa Ady Godang, mengapresiasi langkah tegas dan sigapnya Panwaslih Deliserdang. “Kami apresiasi keseriusan Panwaslih Deliserdang atas menyikapi kasus ini,” katanya.

Menurutnya, pembagian Suket tersebut dinilai sangat aneh karena pembagian tersebut langsung dilakukan oleh Cagubsu. “Boleh Suket itu dibagi-bagi ke masyarakat agar mendongkrak angka pemilih. Tapi akan menjadi masalah yang serius jika kemudian Suket itu diberikan oleh peserta Pemilu,” tandasnya.

Koordinator Relawan Wong Cilik Martin Simanungkalit ketika dimintai tanggapannya Minggu (1/4) mengatakan bahwa saat pemeriksaan dirinya membantah bahwa Djarot yang telah membagi-bagikan Suket.

“Saya membantah tuduhan Djarot membagikan Suket karena yang membagikan Suket itu adalah saya, memang Pak Djarot hadir saat pembagian Suket tersebut,” katanya. Padahal dalam foto yang beredar, Djarot ikut membagikan suket itu. (wsp/int)

Comments

Komentar