Beranda METRO Karnaval Budaya Kota Medan Sepi Pengunjung

Karnaval Budaya Kota Medan Sepi Pengunjung

BERBAGI
Salah satu pakaian adat yang dikenakan saat karnval budaya. (akses.co/eza)
Salah satu pakaian adat yang dikenakan saat karnval budaya. (akses.co/eza)

akses.co – Kegiatan Karnaval Budaya yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kota Medan di sepanjang Jalan Ahmad Yani (Kesawan) sampai Jalan Balai Kota atau seputaran Lapangan Merdeka, Medan, Minggu (16/7/2017) sepi dari kunjungan maayarakat.

Kegiatan ini sepertinya belum mampu menyedot perhatian masyarakat Kota Medan lantaran, kendati jumlah peserta karnaval cukup banyak, mayoritas adalah aparatur sipil negara (ASN) Pemko Medan. Sementara kehadiran masyarakat umum tergolong minim. Jika dibandingkan dengan kegiatan serupa di daerah lain seperti Solo, Jember dan kota lain, kehadiran masyarakat Medan yang menyaksikan kegiatan tersebut sangat minim. Saking minimnya tidak ada kemacetan yang terjadi di seputaran lokasi kegiatan. Arus lalu lintas lancar.

“Seperti biasa Minggu pagi layaknya. Kendaraan lancar. Sepertinya masyarakat Medan belum menerima acara–acara seperti ini. Bisa juga pengerahan massanya yang tidak kena. Makanya, kepling saja yang hadir,” ungkap salah satu masyarakat yang hadir, Sugito,36, kepada akses.co.

Padahal acara yang ditampilkan cukup menarik, mulai dari pakaian adat, pakaian modifikasi, satu unit motor hias, dan tarian kolosal. Hal ini pun memunculkan asumsi, karnaval budaya hanyalah acara tempelan, namun tujuan utamanya adalah meraih rekor MURI. “Mungkin rekor MURI yang dikejar. Makanya, karnaval budaya ini hanya tempelan saja,” tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Kota Medan, Budi Hariyono membantah kehadiran masyarakat cukup sepi. Jumlah masyarakat yang hadir kata dia cukup ramai. “Inikan ramai. Sekarang sudah banyak yang pulang lah. Namanya sudah siang,” ungkapnya.

Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin mengatakan, kegiatan karnaval budaya ini sebagai sebagai hiburan bagi masyarakat yang telah berpartisipaai dalam pembangunan selama ini. (eza)

Comments

Komentar