Beranda METRO Kantor PMPTSP Kota Medan Digeledah Tipikor Poldasu

Kantor PMPTSP Kota Medan Digeledah Tipikor Poldasu

BERBAGI
Satuan Tindak Pidana Korupsi (tipikor) Poldasu melakukan penggeledahan Kantor Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Medan di Jalan AH Nasution, Kamis (7/9/2017).
Satuan Tindak Pidana Korupsi (tipikor) Poldasu melakukan penggeledahan Kantor Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Medan di Jalan AH Nasution, Kamis (7/9/2017).

akses.co – Satuan Tindak Pidana Korupsi (tipikor) Poldasu melakukan penggeledahan Kantor Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Medan di Jalan AH Nasution, Kamis (7/9/2017). Dua kotak dokumen diambil saat penggeledahan tersebut.

Penggeledahan dilakukann mulai Pukul 13.30 Wib sampai dengan sekitar Pukul 17.00 Wib. Sekitar tujuh personil diturunkan untuk menggeledah sekretariat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tersebut. Bahkan, tim personil sempat menggeledah ruang kerja Kadis PMPTSP, Purnama Dewi.

Diduga penggeledahan ini pengembangan dari penangkapan operasi tangkap tangan (OTT) salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Medan bernama Nurlina, Selasa (5/9/2017) kemarin di salah satu lokasi oleh Satuan Tipikor Poldasu. Nurlina diduga ditangkap berkaitan dengan pengurusan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dan Izin Usaha Perdagangan (IUP).

“Ada dokumen yang dibawa. Apa saja. Bukan kewenangan saya menjawabnya. Penggeledahan ini berbeda dengan penangkapan di Kantor BPPT Sumut,” ungkap Kanit Tipikor Poldasu, Kompol Anggoro Wicaksono kepada wartawan.

Sementara itu, Sekretaris PMPTSP Kota Medan, Syafruddin menjelaskan, Nurlina bukan pegawai mereka, melainkan pegawai BPPRD Kota Medan. “Dia (Nurlina) itu bukan pegawai kami, tapi BPPRD. Saya tidak kenal dengannya. Bahkan, informasi yang saya dapat dia ditangkap di luar, bukan di kantor kami. Makanya saya heran kenapa kantor kami digeledah. Dokumen apa saja dibawa juga tidak tahu,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris BPPRD Kota Medan, Yusdalina membenarkan bahwa Nurlina tersebut memang staf di BPPRD Kota Medan. Bahkan dia mengatakan, Nurlina tersebut saat ini tetap bekerja seperti biasanya. “Dia pegawai disini memang. Dia tetap bekerja seperti biasanya. Bahkan, tadi masih kerja. Dia tidak ditahan. Kejadiannya juga di luar kantor. Sampai saat ini masih pegawai di sini (BPPRD) Kota Medan,” pungkasnya. (eza)

Comments

Komentar