Beranda METRO Kampanye Sadar Dan Patuh Pajak Daerah Mulai Digaungkan

Kampanye Sadar Dan Patuh Pajak Daerah Mulai Digaungkan

BERBAGI
Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Medan, Zulkarnain. (ist)
Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Medan, Zulkarnain. (ist)

akses.co – Berdasarkan APBD Kota Medan 2018, target pendapatan pajak daerah sebesar Rp1.5 triliun. Target tersebut meningkat 8,6% dari target tahun sebelumnya.

Naiknya target yang dibebankan, menjadikan Badan Pengelolaan Pajak dan Rertribusi Daerah (BPPRD) Kota Medan selaku pihak yabg bertanggung jawab harus bekerja lebih keras dan sungguh -sungguh lagi guna merealisasikan pendapatan tersebut. Pendapatan itu nantinya didapat dari sembilan objek pajak yang dikelola Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut seperti, PBB, BPHTB, restauran, hotel, dan lainnya.

Kepala BPPRD Kota Medan, Zulkarnain mengatakan, peluang untuk mengotimalkan realisasi pajak daerah sebagaimana ditetapkan cukup besar. Sebab, hal ini berdasarkan potensi yang dimiliki. Namun, harus didukung sistem adminitrasi pelayanan perpajakan lebih baik (sederhana, cepat, mudah,dan akurat). Selain itu perlu juga dukungan kesadaran dan juga kepatuhan masyarakat terhadap pajak yang lebih tinggi lagi.

“Makanya di 2018 ini dicanangkan kampanye gerakan sadar dan patuh pajak daerah 2018. Kampanye ini sudah berjalan secara formal. Kami sudah sosialisasikan kemana – mana,” ungkapnya, Rabu (14/3/2018).

Dia menjelaskan, untuk mensukseskan kampanye sadar dan patuh pajak tersebut diharapkan semakin banyak wajib pajak daerah yang menjadi pelopor wajib pajak. Artinya wajib pajak daerah ini ikut mensosialisasikan melakukan penyuluhan supaya menyelenggarakan kewajiban pajak daerahnya secara tepat waktu dan benar.

“Sebagai warga Medan, wajib pajak harus malu belum memenuhi wajib pajak daerahnya. Sebab, pajak daerah yang dibayarkan menjadi sumber pembiayaan pembangunan kota. Bila pajak daerah tidak dibayarkan secara benar akan menggangu kemampuan keuangan Pemko Medan untuk menyelenggarakan program -program pembangunan kota yang sudah diagendakan di 2018,” jelasnya.

Dia menambahkan, tujuan pembangunan ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. Pihaknya juga percaya masyarakat Kota Medan punya budaya sadar dan patuh membayar pajak daerah sebagai bagian bentuk partisipasi aktif dalam pembangunan kota. (eza)

Comments

Komentar