Beranda METRO Ini Begal Yang Dikenal Sadis Saat Beraksi di Medan

Ini Begal Yang Dikenal Sadis Saat Beraksi di Medan

BERBAGI
Kompol Roni Bonic hadirkan pelaku begal sadis berikut barang buktinya di Polrestabes Medan, Rabu (30/8/2017). (ist)
Kompol Roni Bonic hadirkan pelaku begal sadis berikut barang buktinya di Polrestabes Medan, Rabu (30/8/2017). (ist)

akses.co – Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan, Rabu (30/8/2017) meringkus begal yang cukup sadis dalam aksinya.

Para begal sadis itu bernama Deffa Amru Afan Rangkuti alias Jordan (17) warga Jalan Petumbukan Dusun IV Desa Petumbukan Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang, Muhammad Dwiki Ariandi alias Al (20) warga Jalan M Yakub Kelurahan Sei Kera Hilir Kecamatan Medan Perjuangan.

Kemudian William Pratama alias Willi (20) warga Jalan Letda Sudjono, Lorong Perguruan Kecamatan Medan Tembung, Muhammad Kurniawan alias Kurnia (20) warga Desa Kelapa I Kecamatan Galang Kabupaten, Anggi (20) warga Jalan Murai Perumnas Mandala (DPO) dan terakhir adalah Muhammad Fauzan Rambe aluas Uek (20) warga Desa Kelapa I Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang (DPO).

Dari para tersangka disita barang bukti 1 unit sepeda motor BK 6995 ADO yang digunakan tersangka dalam beraksi dan 1 parang berkarat tanpa gagang.

Para begal sadis ini beraksi pada Kamis (10/8) di Jalan Raden Saleh, Kecamatan Medan Baru. Saat itu korban bernama Riki Setiawan (33) warga Jalan Seokarno Hatta Lorong Resmi, Kecamatan Binjai melintas dengan sepeda motor BK 5263 RAW di Jalan Raden Saleh sekira pukul 04.00 WIB. Tiba-tiba enam begal dengan menaiki tiga sepeda motor mendekatinya.

Malah salah satu pelaku mengacungkan parang sembari mengatakan “turun kau, turun kau”. Mendengar ancaman itu korban berhenti dan meninggalkan sepeda motornya. Dengan leluasa para begal membawa sepeda motor korban.

Atas kejadian itu korban membuat laporan ke Polrestabes Medan. Laporan korban diselidiki dan tentunya membuahkan hasil.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Febriansyah didampingi Wakasat Reskrim Kompol Roni Bonic menyebutkan empat pelaku begal berhasi diringkua sedangkan dua lainnya masih dalam pengejaran atau DPO.

“Para pelaku ini juga enggak segan-segan dalam beraksi. Melukai korbannya juga. Mereka selalu berasama-sama saat merampok dan memakai sajam untuk mengancam korban. Untuk laporan lainnya masih penyelidikan kita,” tutur Febriansyah. (did)

Comments

Komentar