Beranda METRO IMB Revitalisasi Pasar Timah Dipertanyakan

IMB Revitalisasi Pasar Timah Dipertanyakan

BERBAGI
Anggota Komisi D DPRD Kota Medan, Ibnu Ubaydillah. (ist)
Anggota Komisi D DPRD Kota Medan, Ibnu Ubaydillah. (ist)

akses.co – Diduga karena adanya “permainan” di balik pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Pasar Timah, Medan, Komisi D DPRD Kota Medan akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), dengan memanggil Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang ( PKP2R) Medan, Samporno Pohan.

RDP tersebut juga sekaligus untuk mempertanyakan relokasi permanen Pasar Timah yang berdiri di jalur hijau milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).

“Sudah pasti akan kita panggil kadisnya untuk mempertanyakan MoU atau perjanjian antara PT KAI dan pengembang Pasar Timah. Terlebih lagi Dinas PKP2R telah menerbitkan IMB atas nama Sekda Medan, Syaiful Bahri Lubis. Karena lokasinya itukan berada di jalur hijau,” ungkap anggota Komisi D DPRD Kota Medan, Ibnu Ubaydillah, Selasa (5/08/2017).

Ibnu Ubaydillah menambahkan waktu pengembang Pasar Timah mengajukan gambar penerbitan IMB, seharusnya wajib dibuat sesuai Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Medan.

Soalnya, sesuai aturan, Garis Sempadan Bangunan (GSB), jaraknya itu enam meter antara objek bangunan dengan fasilitas umum, seperti double track milik PT KAI itu. Namun fakta di lapangan, GSBnya kurang dari 6 meter.

“Perlu dikroscek objektivitas permohonan keringan GSB itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas PKP2R, Samporno Pohan mengungkapkan bahwa pihaknya sudah mengeluarkan IMB relokasi Pasar Timah. “IMBnya sudah ada itu,” ungkapnya. (din)

Comments

Komentar