Beranda METRO Ihwan Ritonga: Awasi Spekulasi Kenaikan Harga Daging

Ihwan Ritonga: Awasi Spekulasi Kenaikan Harga Daging

BERBAGI
Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Ihwan Ritonga. (akses.co/din)
Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Ihwan Ritonga. (akses.co/din)

akses.co – Untuk mengantisipasi kenaikan harga daging, baik sapi dan ayam di tengah banyaknya permintaan selama Ramadan, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Ihwan Ritonga meminta kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk melakukan pengawasan, agar spekulasi lonjakan harga daging itu tidak terjadi.

Politisi Partai Gerindra itu mengatakan biasanya, saat Ramadan dan jelang Lebaran, ada permainan harga yang berimbas kepada stok daging menipis, sehingga oknum pedagang bisa menjual sesuka hatinya.

“Atas dasar itu kami meminta agar Pemko Medan melalui stakeholder terkait hingga ke jenjang yang tinggi dalam hal ini Pemprovsu termasuk Satgas Pangan benar-benar mengawasi.Terutama antisipasi adanya penimbunan daging, sebagai strategi menaikkan harga di pasar. Mulai sekarang, seluruh stakeholder diharapkan bekerjasama untuk mengawasinya. Bahkan sangat perlu dilakukan, turun di semua rumah potong hewan dan distributor, untuk memastikan distribusi dan penjualan daging lancar,” paparnya.

Agar situasi ini bisa terkendali dengan baik, maka mulai sekarang harus mengawasinya secara intens. Bagi pedagang yang melanggar aturan, bisa dikenakan sanksi sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Apalagi jelang Lebaran nanti, jika tidak dipantau, harganya bisa naik 50 persen bahkan dua kali lipat. Ini lah yang harus diantisipasi. Jika pun pedagang mau menaikkan harga, jangan terlalu tinggi. Kita minta stakeholder harus bisa memastikan stok daging aman tersedia. Karena biasanya permintaan masyarakat masih tinggi di pasaran di bulan puasa dan lebaran nanti,” ungkapnya.

Di sisi lain, Ihwan Ritonga memberikan apresiasi atas langkah yang dilakukan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Perwakilan Daerah Medan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke rumah potong hewan. “Langkah yang dilakukan KPPU kita berikan apresiasi karena telah melakukan pemantuan dan pengawasan secara langsung di lapangan untuk mengantisipasi adanya monopoli hingga sistem pemotongan,” pungkasnya. (din)

Comments

Komentar