Beranda METRO Gianyar Andalkan Seni, Budaya dan Pariwisata Dongkrak PAD

Gianyar Andalkan Seni, Budaya dan Pariwisata Dongkrak PAD

BERBAGI
Sekretaris Dinas Kominfo Pemkab Gianyar, Gde Gading memberikan cidera mata kepada Kasubbag Pengumpulan dan Pengolahan Data Bagian Humas Setdako Medan, Yurmal Hijrah Hasibuan. (akses.co/eza)
Sekretaris Dinas Kominfo Pemkab Gianyar, Gde Gading memberikan cidera mata kepada Kasubbag Pengumpulan dan Pengolahan Data Bagian Humas Setdako Medan, Yurmal Hijrah Hasibuan. (akses.co/eza)

akses.co – Bagian Humas Setdako Medan bersama Wartawan Pemko Medan melakukan kunjungan kerja atau studi banding ke Pemkab Gianyar, Bali, Selasa (24/10/2017). Studi banding ini berkaitan tentang kehumasan dan pengelolaan pemberitaan maupun kerjasama dengan wartawan di Pemkab Gianyar.

Rombongan para Aparatur Sipil Negara (ASN) Bagian Humas Setdako Medan dan wartawan diterima Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Gianyar, Gde Agung di salah satu pendopo di Kantor Bupati Gianyar. “Kunjungan ini berkaitan belajar tentang kehumasan dan kerjasama dengan wartawan, termasuk anggaran kerjasama dengan media massa dan kontribusi apa diberikan wartawan,” jelas Kasubbag Pengumpulan dan Pengolahan Data Bagian Humas Setdako Medan, Yurmal Hijrah Hasibuan.

Sementara itu, Zultaufik Malik Nasution mewakili wartawan mengatakan, kunjungan ini untuk mendapatkan masukan dari Pemkab Gianyar, baik berkaitan dengan kehumasan maupun pembangunan yang nantinya disampaikan kepada kepada Pemko Medan melalui pemberitaan. “Jadi, kami sangat berterima kasih atas sambutan ini,” ungkap Zultaufik.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kominfo Pemkab Gianyar, Gde Gading mengatakan, bagian humas dulunya berdiri sendiri, saat ini setelah terbitnya aturan baru terkait ASN, bagian humas bergabung dengan Dinas Kominfo. Begitu juga dengan bagian sandi. “Dinas Kominfo disini sudah tipe-A,” ungkapnya.

Kabupaten Gianyar berpendudukan 537 jiwa lebih dengan Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp610 miliar. Sedangkan APBD Kabupaten Gianyar sebesar Rp2.1 triliun. “Sumbangan PAD berasal dari pajak hotel dan restauran. Bahkan, hotel termahal itu ada di Gianyar, yaitu Ubud. Kami tidak punya Sumber Daya Alam seperti tambang. Disini kami melalui seni budaya dan pariwisata, makanya kabupaten dan kota di Bali bersaing dalam mempromosikan pariwisata,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan, jumlah media massa di Pemkab Gianyar berjumlah 16 media massa, terdiri dari koran harian dan mingguan. Untuk anggaran humas sebesar Rp1.5 miliar per tahun. Selain itu setiap tahun dianggarkan untuk advetorial ulang tahun Gianyar. “Untuk kesejahteraan wartawan kami tidak tanggung. Sebab, bisa jadi temuan. Kesejahteraan wartawan urusan perusahaan mereka masing masing,” tambahnya. (eza)

Comments

Komentar