Beranda EKBIS Fintech Butuh Diedukasi ke Masyarakat

Fintech Butuh Diedukasi ke Masyarakat

BERBAGI
Sekretaris PWI Sumut Edward Thahir memberikan plakat pada Budi Anshari Nasution, dan narasumber lainnya pada Pelatihan Jurnalistik Perbankan, Kamis (19/10/2017)
Sekretaris PWI Sumut Edward Thahir memberikan plakat pada Budi Anshari Nasution, dan narasumber lainnya pada Pelatihan Jurnalistik Perbankan, Kamis (19/10/2017)

akses.co – Digitalisasi perbankan yang biasa disebut Financial Technology (Fintech) menjadi tantangan bagi dunia perbankan. PT Bank Sumut menilai fintech yang perkembangannya tidak bisa diempang, harus disikapi dengan serius.

Budi Anshari Nasution, narasumber dalam Pelatihan Jurnalistik Perbankan Bank Sumut – PWI Sumut, mengatakan, fintech menuntut kesiapan teknologi informasi (TI) perbankan yang tangguh. PT Bank Sumut, kata dia, sedang berupaya untuk ke arah sana. “Untuk fintech ini tentu TI kita harus dikuatkan. Saat ini proses itu sudah berjalan,” kata Budi yang juga Pemimpin Bidang pada Divisi Dana dan Jasa PT Bank Sumut, di arena pelatihan The Hill, Sibolangit, Kamis (19/10/2017).

Menurut Budi, terpenting, dalam penerapan fintech ini adalah penguatan literasi dan edukasi ke masyarakat. Sebab, fintech akan memungkinkan lahirnya banyak usaha jasa keuangan berbasis teknologi, dan bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat. “Masyarakat harus banyak diliterasi sebaik mungkin. Dengan harapan, digitalisasi perbankan ini bisa sampai ke pelosok dan masyarakat juga bijak dalam memanfaatkannya,” ucap Budi.

Dikatakan Budi, ke depan, PT Bank Sumut juga akan memanfaatkan perkembangan teknologi ini dan bermain di sektor fintech. Tapi kata dia, Bank Sumut akan bersinergi dengan perusahaan finctech yang sudah ada atau bersinergi dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) se Indonesia. “Roadmap bisnis Bank Daerah Nasional yang sudah disepakati, mengarah pada penguatan digitalisasi perbankan,” ucapnya.

Investasi Besar TI
Hadir juga dalam pelatihan itu sebagai narasumber, Zulfikar, dari Bank Sumut Syariah dan pakar keuangan, Gunawan Benjamin. Gunawan Benjamin, juga mengakui digitalisasi perbankan sudah berjalan di dunia. Bahkan fintech di Indonesia, juga sudah berkembang sangat pesat. “Progres Bank Sumut untuk digitalisasi perbankan ini sudah cukup baik. Tapi harus bergerak cepat agar tidak ketinggalan,” terangnya.

Gunawan menyebutkan, tantangan besar perbankan dengan munculnya fintech ini adalah kompetitor datang tidak hanya dari usaha perbankan, tapi juga usaha lain seperti telekomunikasi dan layanan jasa internet. Di mana, perusahaan telekomunikasi sudah memiliki layanan fintech seperti T-Cash. “Kalau ingin bagus, tentu investasi di TI nya harus besar. Ini kembali lagi bicara soal modal Bank Sumut yang harus terus diperkuat,” pungkasnya. (rur)

Comments

Komentar