Beranda METRO Eldin Buka Muskowil I APEKSI 2018

Eldin Buka Muskowil I APEKSI 2018

BERBAGI

akses.co – Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin selaku Wakil Ketua I Bidang Pemerintahan Asosiasi Pemerintahan Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) membuka Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) I APEKSI 2018 di Hotel Aryaduta, Pekanbaru, Kamis (1/2/2018).

Dihadapan 24 wali kota se-Sumatera yang tergabung dalam Komwil I APEKSI, Eldin sangat mengapresiasi digelarnya Muskomwil I yang mengusung tema, “Kesiapan Pemerintah Daerah Dalam Rangka Menjaga Keberlanjutan Program Pembangunan Daerah Bidang Kependudukan dan Infrastruktur”.

Dia menilai tema itu cukup baik, sebab masih banyak permasalahan yan dihadapi pemerintah kota dalam bidang kependudukan, salah satunya masih banyak penduduk yang belum merekam data dirinya. Selain mesin perekam data rusak, kondisi ini terjadi akibat terlambatnya blanko e-KTP dari pusat.

Sedangkan di bidang infrastruktur yang berkelanjutan, sering tidak selaras dengan program pemerintah. Sebagaimana diketahui, setiap kampanye, bakal calon kepala daerah selalu melontarkan janji-janji politik yang akan direalisasikan setelah terpilih nanti.

Celakanya bilang Eldin, janji-janji politik itu ternyata ada yang tidak sinkron dan selaras dengan program pemerintah sehingga dapat menghambat keberlanjutan program pemerintah yang sudah ada. Atas dasar itulah Eldin mengajak seluruh Wali Kota yang tergabung sebagai anggota Komwil I APEKSI, agar dapat memberikan perhatian dan kontribusi maksimal pada Muskomwil tersebut, terutama dalam upaya menjaga keberlanjutan program daerah bidang kependudukan dan infrastruktur.

“Di samping itu kita jug berharap agar Muskomwil ini dapat menghasilkan program kerja Komwil I APEKSI periode 2018-2021 yang sesuai dengan keinginan anggotanya. Selanjutnya hasil dri Muskomwil ini akan menjadi bahan masukan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI di Kota Tarakan pada 24-26 Juli mendatang,” kata Eldin.

Mantan Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Medan itu kemudian memapakan, APEKSI mrupakan forum yang terdiri dari 98 kota di Indonesia. Tujuannya, membantu anggotanya dalam melaksanakan otonomi daerah dan menciptakan iklim yang kondusif bagi pembentukan kerjasama antar pemerintah daerah sejalan dengan semangat desentralisasi dan demokrasi. Selain itu ungkap Eldin lagi, APEKSI juga melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kapasitas kota, kualitas pengelolaan dan profesionalisme para pengelola kota dalam menjalankan fungsi dan mendukung kegiatan warganya.

“Tidak itu saja, APEKSI juga sebagai pusat pertukaran informasi dan komuniksi sesaama anggota, mitra organisasi, kelompok masyarakat serta lembaga lain yang relevan dan mengembangkan citra positif mengenai peran pemerintah kota,” pungkasnya. (eza)

Comments

Komentar