Beranda METRO Eldin Antarkan Ananda Ke RS Royal Prima

Eldin Antarkan Ananda Ke RS Royal Prima

BERBAGI
Wali Kota Medan Dzulmi Eldin (Kanan) bawa bocah penderita kanker mata ke rumah sakit, Kamis (31/8/2017). (ist)
Wali Kota Medan Dzulmi Eldin (Kanan) bawa bocah penderita kanker mata ke rumah sakit, Kamis (31/8/2017). (ist)

akses.co – Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin mengantarkan Tri Ananada Syahputra (2), bocah yang retina mata kanannya terkena penyakit ke Rumah Sakit Royal Prima, Jalan Ayahanda, Medan untuk mendapatkan perawatan itensif, Kamis (31/8/2017). Sebab, kondisinya dua bulan terakhir ini semakin parah. Matanya mau keluar.

Rusaknya retina mata sebelah kanan anak dari pasangan Dedi Syahputra,33, dan Devi,31, ini sejak usianya enam bulan lalu. Akibat penyakit tersebut kondisi fisiknya lemah. “Selama ini kami pasrah saja. Sebab, tidak ada biaya untuk berobat,” ungkap Devi.

Suaminya hanya seorang kuli bangunan. Tentunya penghasilannya hanya pas-pasan atau cukup hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari -hari. “Kalaupun diobati hanya seadanya saja. Kami sekeluarga sangat berterima kasih kepada Pak Wali (Dzulmi Eldin). Anak kami bisa ditangani serius,” ungkapnya warga yang tinggal di Jalan AR Hakim gang Langgar ini.

Eldin sendiri sangat iba dan terenyuh melihat kondisi Ananda. Dirinya pun meminta Ananda segera dibawa ke rumah sakit tersebut. “Cepat dibawa ke rumah sakit biar segera ditangani. Kita doakan juga penyakit matanya disembuhkan,” tegas Eldin.

Dirinya juga meminta pihak rumah sakit memberikan pelayanan medis terbaik untuk menyembuhkan penyakit mata anak Ananda. “Dengan perawatan intensif dan doa kita semua, insya Allah penyakit matanya dapat disembuhkan,” harapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, salah satu dokter yang menangani Ananda di RS Royal Prima, Robin mengatakan, Ananda diduga mengindap penyakit retinoblastoma. Dikatakannya, retinoblastoma ini merupakan penyakit kanker mata yang umumnya dialami anak-anak. Kanker ini menyerang selaput jala mata atau retina yang terletak pada dinding mata sebelah dalam dan umunya menyerang anak-anak yang berusia di bawah 5 tahun,” jelas Robin.

Dijelaskan Robin, gejala awalnya ada bintik kekuningan di kornea mata. Akibat tidak mendapatkan pengobatans ecara medis, kondisinya memburuk sehingga terjadi pembengkakan.

“Kita akan terus melakukan pemeriksaan dan dilanjutkan dengan pengobatan. Mudah-mudahan kita dapat menyembuhkannya,” ungkapnya. (eza)

Comments

Komentar