Beranda METRO Duh.. Supir Grabcar Ini Gelapkan Iphone 7 Plus Penumpang Sendiri

Duh.. Supir Grabcar Ini Gelapkan Iphone 7 Plus Penumpang Sendiri

BERBAGI
Wakasat Reskrim Kompol Roni Bonic saat memaparkan seorang supir grabcar yang melakukan pencurian dan penggelapan Iphone 7 plus milik penumpangnya sendiri. (ist)
Wakasat Reskrim Kompol Roni Bonic saat memaparkan seorang supir grabcar yang melakukan pencurian dan penggelapan Iphone 7 plus milik penumpangnya sendiri. (ist)

akses.co – Supir grabcar Adi Giovani Ginting alias Adi (28) warga Jalan Pinus II, Kelurahan Mangga, Kecamatan Tuntungan kini mendekam di sel tahanan Reskrim Polrestabes Medan.

Pasalnya, Adi menggelapkan Iphone 7 milik penumpangnya sendiri bernama Tarek Hasan Imbada warga Palestina. Kejadian bermula saat korban memesan grabcar menuju Plaza Medan Fair Jalan Gatot Subroto.

Grabcar itu mobil Toyota Avanza BK 1062 ED atas nama pengemudi Adi Giovani Ginting. Singkat cerita Tarek pun tiba di Plaza Medan Fair. Setelah beberapa saat, Tarek merasa ada barang miliknya tertinggal di grabcar. Kemudian Tarek menghubungi operator grab.

Korban langsung menghubungi Adi dan menanyakan apakah Iphone 7 plus tertinggal di mobilnya atau tidak. Ternyata pelaku menjawab bahwa tidak ada apa pun yang tertinggal di mobil.

Atas kejadian itu, Tarek didampingi abangnya membuat laporan pengaduan ke Polrestabes Medan. Dari keterangan korban, polisi mendapatkan titik terang. Saat dilacak ternyata Iphone 7 plus ada bersama Adi.

Adi pun ditangkap saat berada di kawasan Jalan AH Nasution. Tak lagi bisa berkilah, Adi digiring ke Polrestabes Medan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Febriansyah didampingi Wakasat Reskrim Kompol Roni Bonic pada wartawan, Jumat (29/9/2017) menyebutkan korban merupakan warga Palestina yang hendak menuju ke pusat perbelanjaan dengan mengorder grabcar.

Sambung dia lagi, saat korban turun dari grabcar korban tersadar bahwa Iphone 7 plus tertinggal di grabcar itu.

“Dari laporan korban kita lakukan penyelidikan. Setelah kita lacak ternyata Iphone 7 plus berada bersama pelaku yang saat kita tangkap yang bersangkutan berada di kawasan Jalan AH Nasution. Untuk pelaku kita sangkakan dengan Pasal 363 atau Pasal 372 Kuhpidana,” tutur Febriansyah. (did)

Comments

Komentar